Jambipers.com, Muaro Jambi – Kantor Bupati Muaro Jambi didemo sekumpulan massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Peduli Desa (GMPD) Tantan pada Senin (24/10/2022) pagi. Aksi demo masyarakat Desa Tantan tersebut menyuarakan tentang kondisi kerusakan beberapa Infrastruktur jalan yang ada di Desa Tantan, Kecamatan Sekernan.
Koordinator Aksi Gerakan Masyarakat Peduli Desa Tantan, Hasan Rudimansyah melalui orasinya menyampaikan bahwa akses jalan yang ada di Desa Tantan saat ini dalam kondisi rusak parah dan tidak layak untuk dilalui. Kerusakan jalan yang terjadi di Desa Tantan tersebut bahkan telah berlangsung cukup lama, dan telah sering dikeluhkan masyarakat. Namun, pihak Pemkab Muaro Jambi terkesan tutup mata atas penderitaan masyarakat Desa Tantan tersebut.
“Minggu lalu banyak pelajar dan mahasiswa yang kesulitan melewati jalan yang rusak parah itu, akibatnya warga Kami tidak bisa berangkat ke sekolah ataupun ke kampus,” katanya.

Hasan Rudimansyah secara tegas meminta Pemkab Muaro Jambi memberikan perhatian terhadap akses jalan yang ada di Desa Tantan. Hasan meminta agar Pemkab Muaro Jambi dapat segera melaksanakan kegiatan pengaspalan terhadap akses jalan Desa Tantan menuju Pematang Jering, Kecamatan Jaluko, dan akses jalan Desa Tantan menuju Desa Selat, Kecamatan Pemayung.
“Hari ini kami datang untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Tantan, Kami meminta agar Pemkab Muaro Jambi segera mengaspal jalan yang rusak tersebut agar warga Kami terbebas dari belenggu penderiataan,” ujarnya.
Hasan Rudimansyah membeberkan bahwa kerusakan jalan yang terjadi di Desa Tantan benar-benar sangat menyulitkan perekonomian masyarakat terutama pada saat musim penghujan. Di musim penghujan jalan Desa Tantan penuh dengan lumpur sehingga masyarakat tidak bisa mengangkut hasil perkebunan maupun pertanian menuju ke luar Desa Tantan.
“Masyarakat kami tidak menuntut banyak, Kami cuman minta jalan kami itu diperbaiki dan segera diaspal,” katanya.
Para pendemo tersebut akhirnya ditemui Bupati Muaro Jambi yang dalam hal ini diwakili Asisten I, Sukisno. Sukisno datang menemui pendemo dengan didampingi Kadis PUPR Muaro Jambi, Yultasmi, Kakan Kesbang Pol, Kabag Pem, dan Camat Sekernan.

Sukisno dalam kesempatan tersebut mengucapkan syukur dan menyambut baik kedatangan masyarakat Desa Tantan yang hadir menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan Desa Tantan yang rusak.
“Pertama kami ucapkan syukur alhamdulillah atas kedatangan masyarakat dari Desa Tantan untuk menyampaikan aspirasi berkaitan dengan kerusakan jalan di Desa Tantan dan semuanya berjalan dengan baik, aman, dan tidak terjadi apapun,” kata Asisten I, Sukisno.
Sukisno menyebut, pihak pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi memaklumi aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Tantan tersebut dan akan menindaklanjuti permintaan perbaikan jalan yang disampaikan warga tersebut.
“Alhamdulillah dari aspirasi yang disampaikan tentu kami dapat memaklumi dan kami mengusahakan hari ini dari Dinas PU langsung mengecek ke lapangan untuk dilakukan tindakan perbaikan jalan tersebut,” katanya.
Setelah mendapat penjelasan dari Asisten I, Pendemo bersama-sama perwakilan Dinas PUPR Muaro Jambi akhirnya turun Desa Tantan untuk melakukan pengecekan ke lapangan. Dinas PUPR saat itu juga menjanjikan akan melakukan perbaikan sementara terhadap jalan yang dikeluhkan warga tersebut melalui program Gerakan Sapu Lubang (GSL). Sedangkan terhadap poin tuntutan berupa pengaspalan jalan untuk sementara ini belum mendapat kepastian dari Dinas PUPR.
Hasan Rudimansyah sendiri menegaskan kalau dirinya bersama warga Desa Tantan akan terus mengawal tuntutan pengaspalan jalan sampai tuntutan tersebut benar-benar terwujud pada tahun 2023 mendatang.
“Untuk langkah selanjutnya kami akan terus mengawal ini, setelah kami menyampaikan aspirasi ini, kami akan terus mengawal sampai jalan kami ini benar-benar di aspal di 2023, tadi katanya di GSL kan untuk di tahun 2022, jadi di tahun 2023 kami minta diadakan kegiatan pengaspalan,” ujarnya.

Hasan Rudimansyah mengatakan bahwa apabila tuntutan mereka tidak diindahkan oleh pihak Pemkab Muaro Jambi, maka pihaknya akan kembali menggelar aksi yang sama. Termasuk akan melakukan aksi ke Kantor Gubernur, DPRD Provinsi Jambi, bahkan ke Istana Presiden.
Penulis: Raden Hasan Efendi/ Bujangdek








