Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi Dirazia, Hasilnya Nihil

oleh -
Kegiatan razia yang berlangsung di dalam Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.
Kegiatan razia yang berlangsung di dalam Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com)

Jambipers.com, Muaro Jambi – Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jambi melaksanakan kegiatan razia di dalam Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi, Selasa (15/6/2021). Kamar para penghuni Lapas yang berlokasi di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi tersebut digeledah secara langsung oleh para petugas Lapuanja dan Divisi Pas. Hasilnya nihil. Sama sekali tidak ditemukan barang-barang yang dilarang.

Aksi penggeledahan yang dipimpin Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor wilayah Kemenkumham Jambi,  Aris Munandar ini merupakan kegiatan penanganan ganguan keamanan dan ketertiban dalam rangka meningkatkan tugas dan fungsi petugas pemasyarakatan di lingkungan Lapas. Kegiatan seperti ini cukup rutin dilaksanakan guna mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas.

Pantauan di lokasi, petugas terlihat dengan cekatan memasuki semua kamar warga binaan dan memeriksa barang-barang milik warga binaan. Dalam kegiatan pengeledahan itu sama sekali tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan. Namun, beberapa warga binaan kedapatan membawa pakaian melebihi yang telah ditetapkan dalam ketentuan.

Kadiv Pemasyarakat Kanwil Kemenkumham Jambi Aris Munandar menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan razia di dalam Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi berjalan aman dan lancar.

“ Dari 16 kamar yang telah kita geledah Alhamdulillah tidak ada kita temukan barang milik warga binaan yang mencurigakan,”kata Aris Munandar kepada jambipers.com, Selasa (15/6/2021).

Aris mengatakan, sasaran utama dalam kegiatan pengeledahan ini adalah barang-barang terlarang seperti narkoba dan telepon seluler. Selain itu, jenis makanan dan minuman juga tidak boleh sembarangan masuk ke dalam Lapas.

“ Jika ditemukan barang terlarang seperti Narkoba akan mereka tindaklanjuti ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Aris Munandar menyampaikan bahwa orientasi utama dari kegiatan razia ini adalah menciptakan keamanan dan ketertiban  di Lingkungan Lapas. Lapas wajib terbebas dari Narkoba dan telepon seluler supaya warga binaan dapat menjalani masa hukuman dengan situasi kondusif.

Sementara Kalapas Perempuan kelas IIB Jambi, Triana Agustin yang hadir langsung menyaksikan proses razia tersebut menjelaskan bahwa Lapas yang dipimpinnya itu memiliki 16 kamar dan 162 warga binaan. Dari 162 orang warga binaan di Lapas perempuan kelas IIB Jambi itu sebanyak 70 persen di antaranya tersandung kasus narkoba, sisanya yang 30 persen tersandung kasus kriminal lainnya.

“ Warga binaan yang ada di  dalam Lapas perempuan kelas IIB Jambi ini tidak hanya semata-mata menjalani masa hukuman, mereka juga melakukan kegiatan yang positif,” kata Triana Agustin.

Penulis: Raden Hasan Efendi

No More Posts Available.

No more pages to load.