Polres Muaro Jambi Amankan Tiga Unit Truk Pengangkut BBM Ilegal

oleh -
Ketiga tersangka kasus BBM ilegal saat diamankan di Mapolres Muaro Jambi.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).
Ketiga tersangka kasus BBM ilegal saat diamankan di Mapolres Muaro Jambi.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).

Jambipers.com, Muaro Jambi – Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Muaro Jambi berhasil menangkap sebanyak tiga orang tersangka dalam perkara tindak pidana Illegal Drilling atau BBM illegal.

Ketiga tersangka yang diamankan itu masing-masing berinisial J (25) warga RT 9 Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari,  W (48) warga RT 7 Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari dan M (40) warga RT 01 Desa Suka Makmur, Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga : Komisi I DPRD Muaro Jambi Ingatkan Diknas Supaya Tidak Main-main

Kapolres Muaro Jambi AKBP Ardiyanto SIK melalui Kasubag Humas Polres Muaro Jambi AKP Amradi menyampaikan bahwa penangkapan terhadap ketiga tersangka bermula pada saat Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Muaro Jambi melakukan patroli di wilayah Kecamatan Mestong pada Minggu (03/01/2021) sekira pukul 17:00 WIB.

Saat melakukan patroli, Tim yang dipimpin oleh IPDA Yoga P Mukti S.Tr.K dan IPDA Jerry Tambunan S.Tr.K berpapasan dengan Tiga unit mobil Truk merek Hino jenis Dutro warna hijau bak Hitam dengan nomor Polisi BH 2808 YX, mobil truk Mitsubishi Canter warna kuning dengan nomor Polisi BH 8715 BU dan mobil truk Mitsubishi Colt Diesel berwarna kuning. Ketiga kendaraan tersebut pada saat itu dicurigai petugas sedang mengangkut minyak mentah Illegal.

Tim Rajawali pun kemudian menghentikan laju ketiga kendaraan tersebut dan langsung melakukan pemeriksaan dokumen. Hasilnya ternyata ketiga kendaraan tersebut benar sedang mengangkut BBM berupa minyak mentah lebih kurang 15.000 liter. Dalam proses pengangkutan itu sama sekali tidak dilengkapi oleh dokumen yang sah.

“ Penangkapan terjadi di RT 09 Desa Sido Mulyo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi,” kata AKP Amradi kepada Jambipers.com Rabu (13/01/2021).

AKP Amradi menjelaskan, minyak mentah illegal itu diangkut dari Desa Bungku Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari dan hendak dibawa menuju gudang pemasakan minyak di Desa Bedeng Arang, Kecamatan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

” Ketiga tersangka berikut barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Muaro Jambi, ” katanya.

Ketiga tersangka, kata Amradi akan dikenakan Pasal 480 KUHP Jo Pasal 53 huruf B UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. ” Ancaman hukumannya penjara paling lama 4 tahun dan denda paling tinggi 40 Miliar,” kata Amradi.

Penulis: Raden Hasan Efendi