Jambipers.com, Sungai Penuh – Distribusi bantuan pangan terhadap warga yang terdampak Covid-19 di Kota Sungai Penuh, telah rampung. Pemerintah Kota Sungai Penuh menuntaskan proses ditribusi bantuan untuk tahap yang pertama pada Sabtu (2/5/2020).
Adapun bantuan pangan yang disalurkan Pemko Sungai Penuh kepada warga terdampak Covid-19 berupa beras sebanyak 1.297,6 ton. Jumlah total penerima bantuan pangan sebanyak 24.995 kepala keluarga.
” Ya, Alhamdulilah, Seluruh proses pendistribusian bantuan pangan berupa beras untuk warga terdampak Corona telah selesai dilaksanakan kemarin (2/5/2020),” kata Kadis Sosial, Pemko Sungai Penuh, Haidir, SE.
Haidir mengatakan, pendistribusian bantuan beras ke seluruh kecamatan dan desa dalam Kota Sungai penuh secara umum berlangsung tertib, aman tanpa kendala berarti. Hal ini tidak luput dari bantuan dan kerjasama semua pihak, para camat, kades dan perangkat desa, serta bantuan personil TNI/ Polri dan warga masyarakat.
” Semoga untuk bulan selanjutnya bisa tetap lancar,” ujar Haidir.
Haidir mengatakan, pihaknya tetap berupaya memastikan penyaluran bantuan bisa tepat sasaran dan tepat waktu. Pendistribusian bantuan pangan berupa beras dilaksanakan dengan menuntaskan penyaluran di satu kecamatan, setelah itu baru dilanjutkan ke kecamatan lainnya.
” Seperti instruksi bapak Wali Kota Sungai Penuh, kita tetap menekankan dan mengawasi agar bantuan pangan ini tepat sasaran,” katanya.
Penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat diawali secara langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri (AJB) sehari menjelang Ramadhan 1441 H. Ada tiga kelompok penerima bantuan pangan berupa beras dari Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Kelompok pertama merupakan keluarga miskin penerima bantuan PKH dan BPNT/ Bansos Sembako Kemensos sebanyak 2.417 KK. Untuk kelompok ini diberikan bantuan beras sebanyak 16 Kilogram per KK setiap bulan selama tiga bulan, mulai April hingga Juni 2020.
Kelompok kedua yaitu keluarga miskin yang terdaftar di data terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebanyak 4.157 KK. Kelompok ini diberikan bantuan beras sebanyak 24 kilogram per KK tiap bulan selama tiga bulan, April hingga Juni 2020.
Dan Kelompok ketiga yaitu keluarga rentan miskin atau pekerja terdampak Covid 19. Kelompok ini tidak terdaftar di data terpadu Kesejahteraan Sosial. Jumlahnya sebanyak 18.381 KK. Kelompok ini diberikan bantuan beras sebanyak 16 kilogram per KK setiap bulan selama tiga bulan, April hingga Juni 2020.
Adapun kriteria yang tergolong kelompok keluarga rentan miskin adalah para pekerja sektor informal seperti pedagang asongan, PKL, pedagang keliling, petani, peternak, buruh harian, bengkel kecil, tukang jahit, tukang pangkas, tukang pijat/urut dan pekerja sejenis lainnya.
Termasuk para pekerja bidang perdagangan dan industri, pekerja bidang pariwisata, pemilik usaha di bidang perdagangan dan industri berskala usaha mikro dan kecil, pegawai tidak tetap/ Non PNS dan penduduk yang bekerja sebagai pemulung dan pensiunan.
Besaran anggaran yang digelontorkan Pemko Sungai Penuh untuk membantu masyarakat yang terdampak Corona sebesar Rp13 Miliar. Anggaran itu bersumber dari refocusing dan realokasi APBD Kota Sungai Penuh.(***)








