Jambipers.com, Muara Bulian – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief menilai Pemerintah Provinsi Jambi sangat responsif terhadap persoalan yang ditimbulkan armada truk angkutan batu bara. Gubernur Jambi dalam beberapa waktu belakangan ini cukup rutin mengumpulkan seluruh stekholder guna mencari solusi atas berbagai problem yang timbul sebagai dampak dari keberadaan angkutan batubara.
“Kini, telah dilakukan rekayasa lalul intas dan memfasilitasi pengusaha tambang batu bara untuk duduk bersama mengatasi ini. Artinya ada ruang musyawarah untuk mencari win win solusi. Namun, formula yang sangat efektif belum ada, tetapi yang cukup efektif ada, walau tidak bisa untuk jangka Panjang,”kata M.Fadhil Arief kepada awak media, Kamis (6/1/2022).
Bupati Batanghari ini mengaku telah mengusulkan ke Gubernur Jambi untuk membangun jalan khusus yang berada di Simpang Bukit Paku menuju KM 73 Merlung sebagai solusi mengurai kepadatan jalan umum. Kalau jalan khusus itu dibangun maka jalan umum tentu akan nyaman kembali untuk dilintas. Berbeda dengan kondisi saat ini, di mana jalan umum terasa sangat padat di waktu tertentu akibat keberadaan angkutan batu bara.
“Sudah kita usulkan jalan khusus angkutan batu bara supaya nanti dapat disampaikan ke pemerintah pusat,” ucapnya.
“Kalau jalan di sana dibangun maka truk batu bara ini tidak lagi lewat Muara Tembesi, Muara Bulian, Simpang Rimbo, Kota Jambi karena jalan itu langsung ke pelabuhan dagang atau belok kiri ke Muaro Jambi. Harapan kita ada alternatif jalan bagi angkutan batu bara ini,” tandasnya.(***)







