Sehari Pasca Terbakar, Gudang Pengolahan Minyak Ilegal Dihancurkan Polres Muaro Jambi

oleh -
Kegiatan pembongkaran bangunan tempat aktivitas penyulingan minyak ilegal di Kelurahan Pijoan.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).
Kegiatan pembongkaran bangunan tempat aktivitas penyulingan minyak ilegal di Kelurahan Pijoan.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).

Jambipers.Com, Muaro Jambi – Polres Muaro Jambi membongkar seluruh bangunan yang berdiri di dalam areal gudang pengolahan minyak illegal yang terbakar di RT 16 Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan pembongkaran itu dilakukan hanya berselang satu hari setelah gudang tempat penyulingan minyak ilegal itu mengalami kebakaran pada Senin (18/10/2021).

Pembongkaran bangunan illegal itu dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Muaro Jambi, Kompol Rinto Harfian Simbolon. Dalam kegiatan pembongkaran ini turut hadir unsur Pemda Muaro Jambi maupun dari pihak TNI.

Pantauan di lapangan, dalam kegiatan pembongkaran gudang tersebut pihak Polres Muaro Jambi menurunkan satu unit alat berat jenis Eksavator. Alat berat diterjunkan langsung meratakan bangunan-bangunan yang berada di tempat pengolahan atau penyulingan minyak ilegal tersebut. Pembongkaran gudang tersebut berjalan lancar tanpa ada hambatan sedikitpun.

Kabag Ops Polres Muaro Jambi, Kompol Rinto Harfian Simbolon dalam kegiatan ini memilih tidak mau berkomentar terkait tujuan penghancuran barang bukti berupa gudang dan bangunan yang diduga dijadikan sebagai tempat aktivitas pengolahan minyak illegal tersebut.

Sementara Kapolsek Jambi Luar Kota, Iptu Irwan SH mengatakan bahwa kegiatan pembongkaran ini bukan penghancuran. Dalam kegiatan ini kepolisian hanya melaksanakan fungsi yaitu mem-backup Satpol PP dalam menertibkan gudang yang diduga tidak memiliki izin.

“ Ini bukan penghancuran tempat illegal tetapi kita ini melakukan fungsi yaitu mem-backup Satpol PP dalam menertibkan daripada gudang yang diduga tidak memiliki izin, seperti gudang minyak ini makanya kita tutup dan kita lakukan pembongkaran. Sementara ini kita lakukan pasca habis kebakaran yang terjadi kemarin,” kata Iptu Irwan kepada jambipers.com, Selasa (19/10/2021).

Iptu Irwan mengatakan, terhadap perkara gudang yang terbakar ini pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan dan masih melakukan pengejaran terhadap pemilik gudang pengolahan minyak ilegal tersebut.

” Pemilik gudang sementara masih dalam pengejaran pihak kepolisian dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Jumlah yang terbakar sementara ini kita belum bisa memastikan. Cuman ada dua tempat, perkiraan kita kurang lebih sekitar 5 ton minyak mentah yang terbakar,” kata Irwan.

Pria berpangkat dua balok itu mengatakan, menurut informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, gudang pengolahan minyak ilegal ini baru beroperasi lagi sekitar dua hari yang lalu.

” Kemungkinan baru dua hari. Karena sebelumnya sudah beroperasi dan sudah pernah kita tutup, sudah kita pasang garis police line dan sudah kita lakukan penggembokan. Kemungkinan baru dua hari ini buka kembali. Kalau terkait sumber minyak mentahnya masih dalam penyelidikan kita. asalnya dari mana, masih kita selidiki,” kata Irwan.

Penulis: Raden Hasan Efendi

 

No More Posts Available.

No more pages to load.