Gudang Pengolahan Minyak Ilegal di Muaro Jambi Terbakar

oleh -
Gudang pengolahan minyak yang terbakar di Kelurahan Pijoan.( Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).
Gudang pengolahan minyak yang terbakar di Kelurahan Pijoan.( Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).

Jambipers.com, Muaro Jambi – Sebuah gudang yang diduga sebagai tempat pengolahan atau penyulingan minyak ilegal di RT 16 Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, mendadak terbakar pada Senin (18/10/2021).  Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 13:30 WIB.

Pantauan di lapangan, kobaran api yang membakar gudang pengolahan minyak itu terlihat cukup besar sehingga menimbulkan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi di lokasi kejadian.

Terlihat para petugas pemadam kebakaran yang dibantu pihak TNI/Polri berjibaku memadamkan api. Usaha dan kerja keras para petugas tersebut memadamkan api akhirnya membuahkan hasil. Api dapat dipadamkan sekitar 3,5 jam setelah kejadian.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja S.I.K,M.H yang turun ke lokasi kejadian menyampaikan bahwa gudang yang diduga sebagai tempat pengolahan minyak ilegal itu sebelumnya telah ditertibkan pada awal tahun kemarin.

Dua minggu sebelum peristiwa kebakaran ini, pihaknya juga telah memerintahkan Polsek Jaluko untuk melihat dan memantau aktivitas di lokasi pergudangan tersebut. Hasil pantaun Polsek Jaluko di lokasi ternyata gudang itu dalam kondisi kosong atau tidak beroperasi.

” Dua minggu yang lalu sudah dicek juga, masih kosong, tidak ada kegiatan. Mungkin di sela-sela kesibukan kita menangani pandemi, pemain ini ikut atau bermain lagi,” kata AKBP Yuyan Priatmaja kepada Jambipers.com saat ditemui di lokasi gudang yang terbakar tersebut, Senin (18/10/2021).

AKBP Yuyan Priatmaja mengatakan, saat ini pihak kepolisian telah mengantongi identitas pemilik gudang pengolahan minyak ilegal tersebut.

” Pemiliknya sudah kita kantongi namanya dan sedang proses pengecekan dan pengejaran. Pemilik gudang itu warga Kota Jambi berinisial B. Namun untuk meyakinkan dan memastikan, kami juga masih akan coba memeriksa saksi dan kita akan mencari juga alat bukti pendukung yang ada di TKP,” kata Yuyan.

Pria berpangkat dua melati itu mengatakan, selain melakukan pengusutan terhadap pemilik aktivitas illegal tersebut, pihak kepolisian juga sedang mencari tahu apa yang menjadi penyebab kebakaran.

” Kami masih akan melakukan olah TKP. Namun, kebiasaannya adalah ada korsleting pada pompa. Itu biasanya. Namun, untuk lebih jelasnya kita akan coba dalami lagi,” tandas Yuyan.

Penulis: Raden Hasan Efendi

No More Posts Available.

No more pages to load.