Menghilang Tanpa Kabar, Mayat Pelaut Ditemukan Mengambang di Sungai Batang Hari

oleh -
proses evakuasi korban Maurids.(Dok:Humas Polres Muaro Jambi)
Proses evakuasi korban Maurids.(Dok:Humas Polres Muaro Jambi)

Jambipers.com, Muaro Jambi – Sesosok mayat laki-laki ditemukan mengambang di aliran Sungai Batang Hari Desa Tebat Patah,Kecamatan Taman Rajo, Muaro Jambi, pada Kamis (5/11/2020) siang. Mayat laki-laki tanpa baju tersebut pertama kali ditemukan seorang pengemudi pompong yang hendak menjemput penumpang.

Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto melalui Kasubag Humas Polres Muaro Jambi, AKP Amradi membenarkan temuan mayat laki-laki yang mengapung tersebut. Lokasi penemuan mayat itu persis di dekat areal PT Mas Hijau RT 01 Desa Tebat Patah, Kecamatan Taman Rajo.

“ Saksi yang pertama kali melihat mayat itu seorang pengemudi pompong. Saksi ketika itu hendak menjemput penumpang, saat melintas di lokasi PT.Mas Hijau dia melihat sesosok mayat dan langsung ketakutan,” kata Amradi.

Saksi itu kemudian memanggil rekan-rekannya untuk memastikan benda yang dilihatnya. Mereka lalu mendekati benda tersebut dengan menggunakan dua unit ketek. Hasilnya ternyata benar. Benda yang dilihat saksi itu memang benar merupakan mayat manusia.

Baca Juga: Jambret Spesialis Perempuan Ditangkap Polsek Kotabaru

“ Saksi-saksi itu kemudian berinisiatif menarik mayat ke pinggir sungai dan diikat agar tidak hanyut terbawa arus Sungai Batang Hari,” katanya.

Amradi menyebut, mayat laki-laki itu ditemukan sekira pukul 11.30 WIB dan langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolsubsektor Taman Rajo, Ipda Budi Sitinjak,SE yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi penemuan mayat ditemani petugas piket.

Sekira pukul 15.30 WIB, dua orang warga datang ke lokasi penemuan mayat. Kedua orang itu mengaku mengenal mayat laki-laki yang ditemukan tersebut. Korban yang ditemukan itu berprofesi seorang pelaut. Namanya Maurids Jefrison Laila (46), Warga Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara.

“ Kedua orang warga itu mengaku teman dari korban. Sudah dua hari korban menghilang tanpa kabar,” kata Amradi.

Penyebab kematian korban Maurids ini belum diketahui secara pasti. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk proses pengungkapan kasus temuan mayat tersebut.

“ Kasus ini masih dalam lidik. Yang jelas, kepolisian sudah melakukan olah TKP, memintai keterangan dari saksi-saksi, menghubungi pihak keluarga dan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk dilakukan visum,” kata Amradi.

Penulis: Raden Hasan Efendi