Plt Kadis PdK Muaro Jambi Diolok-olok Warga Internet

oleh -

Jambipers.com, Muaro Jambi – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Suriadin, menjadi bahan olok-olokan di facebook.

Warga internet (netizen) menulis berbagai komentar miring bernada ejekan kepada Suriadin setelah media lokal dan nasional ramai memberitakan kebijakan yang diberlakukannya terhadap pengelola kantin Dinas PdK Muaro Jambi.

Kebijakan yang diberlakukan Suriadin melalui surat resmi bercap basah turut beredar di facebook. Surat bernomor 028/498/Disdikbud/2020 tertanggal 15 Juli 2020 itupun ramai dikomentari warga internet.

Adapun perihal yang memicu para netizen berkomentar miring karena dalam surat resmi tersebut, Suriadin meminta pengelola kantin berpartisipasi terhadap konsumsi kepala dinas dan tamu kepala dinas.

” Penjabat bermental pengemis, bupati Kabupaten Muaro Jambi harus segera ambil tindakan tegas, copot jabatan kadis seperti itu yang meminta jatah makan gratis di kantin dengan surat edaran, 🙄🙄 terkadang entahlah, #Tahapohapo,” tulis Hery Suryadi dalam status facebooknya.

Status Hery Suryadi ini telah mendapat tanggapan sebanyak 110 like, 17 kali dibagikan dan 54 komentar. Komentar para netizen hampir seluruhnya mencibir kebijakan yang diberlakukan Suriadin.

Salah satu cibiran itu disampaikan Idham Kholid. Dia menulis komentar yang cukup pedas di kolom komentar status milik Hery Suryadi. ” Maaaaak tamak nian, padahal untuk makan dan minum kepala dinas dan tamu sudah dianggarkan dalam APBD,” tulis Idham Kholid.

Abdu Boxfamily turut memposting status sebagai bentuk keprihatinan atas kebijakan dari Plt Kadis PdK Muaro Jambi. Status yang diunggah pada satu hari yang lalu itu telah 115 kali dikomentari dan sebanyak 16 kali dibagikan.

Di dalam kolom komentar status Abdu Boxfamily, seorang netizen bernama Acik Birin menyarankan agar Plt Kadis PdK datang ke rumahnya agar diberi makan tiap hari. “Suruh ke rumah. Biak kito bage (bagi, red) makan e tiap hari” tulis akun Acik Birin.

Kemudian, akun bernama EL RuMi Maulana Jalaludin menuliskan komentar bahwa Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi sama dengan preman. “Samo dengan preman pulak,” sebut di kolom komentar.

Selain itu, akun bernama Nasrul Asmawan menyoroti kinerja Suriadin. Kata dia, saat menjadi Kepala BKD Muaro Jambi anak buahnya terjerat kasus pungli CPNS.

“Dulu jadi kepala BKD anak buahnya pungli CPNS, sekarang ya sudahlah, masih ada berguna juga orang macam ini ‘emot’,” komentarnya.

Lalu, akun Masrul Achmad Ripin mengucapkan selamat kepada Plt Kadis Diknas Muaro Jambi yang viral di medsos dan beliau layak mendapatkan payung cantik.

“Inilah Plt Kadis Diknas Muaro Jambi yg viral di medsos online kelas lokal dan Nasional selamat anda layak dapat payung cantik…sebagai masyarakat kami terharu menyambut hari Kemerdekaan RI anda telah mengukir prestasi sebagai pimpinan dunia pendidikan di Muaro Jambi,” tutur akun Masrul Achmad Ripin itu.

Sementara, persoalan surat minta makan gratis itu juga viral di dalam grup Media Center Masnah & BBS (Official). Hal itu pun langsung di komentari oleh akun Ahmad Mulyadi. Kata dia “Pecat. Saja yg tidak punya malu,” sebut Ahmad Mulyadi di kolom komentar di dalam grup Media Center Masnah & BBS (Official).

“Makanmu aja yg kau pikir, pikir juga makan orang. Muka tembok minta makan pake surat edaran,” ujar akun bernama Hamdan Abdullah di grup yang sama dengan akun Ahmad Mulyadi.

Adapun surat bernomor 028/498/Disdikbud/2020 tertanggal 15 Juli 2020 yang ditujukkan kepada pengelola kantin di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi berisi tiga poin.

Poin pertama, pengelola kantin agar menjaga kebersihan lingkungan terutama di sekitar kantin. Pada poin kedua, pengelola kantin diminta berpartisipasi dalam hal pembayaran biaya listrik dan biaya PDAM.

Poin terakhir meminta pengelola kantin agar berpartisipasi untuk konsumsi kepala dinas dan tamu kepala dinas. Poin terakhir inilah menjadi pemicu surat edaran itu ramai diperbincangkan. Netizen menganggap poin ketiga ini sebagai permintaan atau jatah makan gratis.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *