Jambipers.com, Kerinci – Manajer PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) Aslori Ilham secara tegas menanggapi berbagai tudingan miring yang mengaitkan pembangunan PLTA sebagai salah satu penyebab banjir di Kabupaten Kerinci. Tudingan itu menurut Aslori sama sekali tidak benar.
Asroli Ilham mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Kabupaten Kerinci bukan karena pembangunan PLTA. Banjir yang terjadi saat ini di Kerinci murni disebabkan curah hujan yang tinggi sejak 1 Januari 2024 sampai sekarang.
“Banjir itu terjadi murni karena curah hujan yang tinggi dan bukan hanya di Kerinci yang terdampak banjir, tapi di seluruh Provinsi Jambi sudah terdampak banjir semua,” kata Aslori Ilham saat ditanyai pada Rabu (17/1/2023).
Aslori kembali menyampaikan bahwa terkait banjir yang melanda Kerinci sama sekali tidak ada hubunganya dengan pembangunan PLTA. Banjir di Kerinci disebabkan curah hujan dan meluapnya air Sungai Batang Merao.
Aslori Ilham juga menjelaskan bahwa penutupan air di Muaro Emat tidak bisa dijadikan sebagai dasar untuk menuduh pembangunan PLTA sebagai penyebab bencana banjir di Kerinci. Tuduhan itu menurutnya merupakan tudingan palsu dan tidak berdasar.
“Kalau memang banjir itu disebabkan oleh penutupan air di Muaro Emat sudah sejak lama masyarakat Kerinci ini terkena imbas banjir,” kata Aslori.(kin)








