Jambipers.com, Muaro Jambi – Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah secara resmi membuka Gebyar Posyandu di Kabupaten Muaro Jambi dengan Slogan “Melalui Gebyar Posyandu Mari Kita Tingkatkan Peran Posyandu dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Muaro Jambi tahun 2023”. Kegiatan dilaksanakan di lapangan desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Muaro Jambi, Rabu (15/03/2023).
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hesty Al Haris, Sekda Muaro Jambi Budhi Hartono, Wakil Ketua DPRD Muaro jambi, Ahmad Haikal, Pabung TNI, Kepala OPD dilingkungan pemerintah kabupaten Muaro Jambi dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan bahwa Kabupaten Muara Jambi angka stunting di Muaro Jambi ada 27,2 Persen. “Itu angka stunting yang dirilis tahun 2022, dengan semangat bersama-sama antara pemerintah dengan seluruh kader yang hadir pada hari ini,dapat disampaikan bahwa angka stunting turun dari 27,2% menjadi 18,2%, ” bebernya.
Ini semua, Kata Bachtuni, berkat dukungan kader-kader PKK yang ada di Kabupaten Muaro Jambi. Beliau juga membeberkan alasana kenapa kegiatan ini dilaksanakan di Mestong pada hari ini. Kata beliau ini lantaran dari 11 kecamatan, Mestong ini termasuk tertinggi angka stuntingnya.
“Dari tadinya 722 anak sekarang tinggal 500 anak jadi perlahan tapi pasti sesuai dengan motto kami Muaro Jambi Bergerak Mantap. Insya Allah kami bisa mencapai sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. Saya juga mengingatkan kepada seluruh yang hadir pada hari ini khususnya kepada Camat untuk dapat memetakan terkait angka yang ada di kecamatannya masing-masing, jadi saya minta kepada camat yang hadir pada hari ini untuk bisa memetakan berapa jumlah stunting yang ada di kecamatan yang ada di desa,” kata Pj Bupati.
Berapa jumlahnya pada hari ini nanti 2 bulan ke depan harus melaporkan kepada pemerintah Provinsi Jambi. berapa angka penurunannya. “Sehingga nanti sesuai dengan arahan pemerintah pusat bahwa angka tertinggi 2024 itu harus mencapai 14 persen, itu sesuai dengan keinginan kita semua , juga mengingatkan kepada kelompok sasaran Posyandu yang masih rendah kader kesehatannya agar segala selalu berkoordinasi dengan Puskesmas terdekat yang ada di Posyandu sehingga nanti tumbuh kembang anak dapat dilakukan pencegahan secara serentak secara dini sehingga nanti pertumbuhan stuntingnya dapat kita turunkan sesuai dengan arahan pemerintah pusat yaitu 14,0% pada 2024,” tukasnya.
Sementara itu ketua TP-PKK Kabupaten Muaro Jambi Faradilla Bachyuni mengatakan tujuan dilaksanakannya Gebyar Posyandu Kabupaten Muara Jambi tahun 2023 ini adalah yang pertama memberikan motivasi kepada seluruh kader Posyandu yang ada di Kabupaten Muaro Jambi agar meningkatkan kualitas pelayanan posyandu. Kedua, melalui gebyar Posyandu diharapkan agar masyarakat memperhatikan kesehatan ibu hamil dan balita dengan rutin membawa ke Posyandu.
“Selanjutnya, mensosialisasikan standar pelayanan Posyandu dalam menurunkan angka stunting melalui penyuluhan gizi bagi ibu hamil balita dan ibu menyusui,” kata istri dari Pj Bupati Muaro Jambi tersebut.
Peserta bagian Posyandu Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2023 berjumlah 1000 orang yang terdiri dari tim penggerak PKK Kabupaten yang meliputi unsur pimpinan dan anggota. Yang kedua, itu adalah Camat selingkup Kabupaten Muaro Jambi, yang ketiga tim penggerak PKK Kecamatan Muaro Jambi, yang keempat seluruh ketua tim penggerak PKK desa dan kelurahan.
“Kemudian yang kelima adalah seluruh ketua kader Posyandu se-kabupaten Muaro Jambi. Pembiayaan penyelenggaraan Posyandu Muaro Jambi ini bersumber dari dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) pemerintah kabupaten Muaro jambi dan desa di Kabupaten Muaro Jambi tahun anggaran 2023,” pungkasnya.(***)








