Jambipers.com, Muaro Jambi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi selalu intens mengupayakan peningkatakan literasi dan numerasi bagi peserta didik. Sebagaimana diketahui bahwa kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di wilayah Kabupaten Muaro Jambi hingga saat ini masih rendah atau berada di bawah kompetensi minimum.
Salah satu upaya yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik yaitu dengan cara menggelar workshop peningkatan literasi terhadap guru-guru sekolah dasar.
“Tujuan umum gerakan literasi sekolah adalah menumbuhkan dan mengembangkan budi pekerti para peserta didik agar menjadi insan literat sepanjang hidup melalui ekosistem literasi yang dibangun dalam gerakan literasi sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, Firdaus.
Firdaus mengatakan, melalui pelaksanaan kegiatan workshop literasi ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kemampuan interpersonal, mempertajam diri di dalam menangkap makna dari suatu informasi yang sedang dibaca, serta mengembangkan kemampuan verbal pendidik yang nantinya akan berimbas pada meningkatnya kemampuan literasi peserta didik.
“Kita berharap output dari workshop ini bisa meningkatkan literasi dan numerasi siswa di Muaro Jambi ke depannya,” kata Firdaus.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas PdK Muaro Jambi M. Sabki menyampaikan bahwa baru-baru ini Dinas P & K Muaro Jambi telah melaksanakan kegiatan workshop literasi. Kegiatan itu dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 9 hingga 12 November 2022. Lokasi pelaksanaan workshop berlangsung di Hotel Ratu, Kota Jambi.
“Para peserta pada kegiatan workshop peningkatan kemampuan Literasi ini adalah guru kelas IV sekolah dasar yang ada di Kabupaten Muaro Jambi,” kata M. Sabki.
M.Sabki menyampaikan bahwa jumlah peserta workshop literasi tersebut sebanyak 80 orang. Rinciannya adalah sebanyak 58 orang guru kelas dan 22 orang kepala sekolah yang mewakili dari masing-masing kecamatan dalam wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Secara umum tingkat kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di Indonesia memang masih rendah, tidak terkecuali di Kabupaten Muaro Jambi. Rendahnya tingkat literasi dan numerasi peserta didik Kabupaten Muaro Jambi diketahui berdasarkan data rapor mutu pendidikan tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Muaro Jambi, serta hasil asesmen nasional berbasis komputer 2021 lalu.
Data tersebut memiliki kesesuaian dengan hasil survei PISA pada 2018 silam. Survei PISA menggambarkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di Indonesia cenderung stagnan dan menduduki peringkat kedua dari bawah.
Untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri,dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong dan berkebhinekaan global, dikeluarkan kebijakan Merdeka Belajar bagi tercapainya pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan kata lain, bangsa dengan budaya Literasi tinggi menunjukkan kemampuan bangsa tersebut berkolaborasi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif sehingga dapat memenangi persaingan global.
Rapor pendidikan yang diperoleh dari hasil asesmen merupakan bagian dari merdeka belajar untuk memastikan pendidikan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Rapor pendidikan akan menjadi dasar bagi perencanaan peningkatan mutu pendidikan baik di tingkat satuan pendidikan maupun tingkat pemerintah daerah, yang dinamakan juga dengan perencanaan berbasis data.
Perencanaan berbasis data adalah sebuah perubahan kebiasaan untuk mendorong satuan pendidikan dan dinas pendidikan menyusun kegiatan peningkatan capaian pembelajaran berdasarkan fakta. Rapor pendidikan Kabupaten Muaro Jambi untuk poin literasi dan numerasi berada di bawah level minimum, ini berarti bahwa perlu usaha yang serius dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi untuk meningkatkan kualitas literasi pendidik yang berujung pada meningkatnya kualitas literasi peserta didik.
Bertitik tolak dari hal di atas, maka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi telah merancang untuk lebih intens mengadakan workshop peningkatan literasi bagi guru, terutama bagi guru-guru pengajar pada sekolah dasar di Kabupaten Muaro Jambi.
Penulis: Raden Hasan Efendi






