Jambipers.com, Muara Bulian – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief punya cara untuk mencegah kematian sistem kerja di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Apalagi di bidang pelayanan, OPD yang memiliki Tupoksi tersebut sejatinya selalu setia melayani masyarakat.
Agar sistem dapat berjalan dengan baik, Bupati Fadhil dengan tegas memerintahkan semua kepala OPD melakukan ‘amputasi’ bagi pegawai yang malas dan serta menekankan penerapan prinsip pengelolaan anggaran secara efisien dan efektif.
“Apabila ketemu pegawai kurang baik, kepala OPD harus cepat melakukan upaya untuk menghentikan ulah pegawai itu. Jangan sampai perilaku tak baik seorang pegawai menyebar ke pegawai baik,” kata Bupati M.Fahdil Arief, Jumat (18/2/2022).
Fadhil mengatakan, jika ada satu pegawai yang malas di antara 10 orang yang rajin, maka pegawai yang malas ini akan menjadi virus bagi orang rajin. Karena apa? penghasilan mereka sama.
“Pegawai rajin akan ngomong, buat apa rajin-rajin, penghasilan kita sama saja dengan pegawai malas. Virus-virus ini harus cepat diamputasi,” katanya.
Kalau virus malas pegawai tak segera dilakukan amputasi, orang nomor satu di Batanghari ini meyakini penyakit malas pasti menyebar. Puncaknya adalah kematian suatu OPD atau institusi.
“Kalau melihat semangat kawan-kawan pada saat saya hadir di sini, saya meyakini impian besar menjadikan RSUD HAMBA sebagai rumah sakit rujukan berkualitas bisa kita wujudkan,” katanya.
Manajemen RSUD HAMBA Muara Bulian harus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batanghari.
Ia mengucapkan terima kasih atas pelayanan sewaktu ibu mertuanya menjalani perawatan hingga wafat.
“Saya membayangkan kalau lah pelayanan terhadap mertua saya diberlakukan kepada semua orang di Batanghari, pasti luar biasa ini Bu Direktur. Takutnya berbeda, karena mertua Bupati kan. Jangan sampai ada tebang pilih dalam hal pelayanan pasien,” ucap Fadhil Arief.(***)






