Jambipers.com, Muaro Jambi – Program peningkatan jaringan layanan air bersih perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) menjadi salah satu poin pembahasan yang paling ramai disorot fraksi-fraksi DPRD Muaro Jambi pada sidang paripurna yang berlangsung pada Senin (19/4/2021) siang. Masalahnya, realisasi program berupa sambungan rumah (SR) yang ditujukan untuk meningkatkan akses air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) tersebut secara umum dinilai tidak tepat sasaran.
Penerima program SR menurut beberapa fraksi di DPRD Muaro Jambi telah salah sasaran. Rata-rata yang dijadikan sebagai penerima merupakan orang yang mampu secara ekonomi. Bahkan, salah satu pejabat eselon II di Lingkup Pemkab Muaro Jambi diikutkan sebagai penerima program SR MBR tersebut.
Permasalahan SPAM ini menjadi bahan rekomendasi dari beberapa fraksi di DPRD Muaro Jambi. Fraksi-fraksi tersebut mendesak agar pihak eksekutif memperbaiki dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut.
Fraksi PDI Perjuangan misalnya, melalui juru bicaranya Usman Halik menyampaikan bahwa program SPAM yang dilaksanakan Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Muaro Jambi itu mayoritas tidak tepat sasaran. Alasannya, sambungan meteran air diborongkan pihak rekanan kepada pengembang perumahan sehingga banyak yang salah sasaran.
” Program SR malah dinikmati orang-orang yang secara ekonomi berkecukupan, bahkan ada salah satu pejabat eselon II Pemkab Muaro Jambi yang turut mendapat program SR tersebut,” kata Usman Halik saat membacakan rekomendasi fraksinya terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Muaro Jambi TA 2020, Senin (19/4/2021).
Fraksi PDI Perjuangan dalam rekomendasinya meminta agar pihak eksekutif melaksanakan perbaikan terhadap berbagai kekurangan pada pelaksanaan program SPAM tersebut. Termasuk mengingatkan Dinas PUPR Muaro Jambi untuk melaksanakan pengawasan yang ketat terhadap setiap kegiatan SPAM, serta menjalin koordinasi dengan PDAM Tirta Muaro Jambi agar program SPAM dapat berjalan tepat sasaran.
Menanggapi ramainya sorotan dewan terhadap program SPAM tersebut, Wakil Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno menyebutkan bahwa terhadap seluruh saran dan masukan dari pihak legislatif itu akan ditindaklanjuti demi perbaikan Muaro Jambi ke depan.
” Mudah-mudahan kritikan ini menjadi sebuah motivasi bagi Pemda untuk melakukan hal yang terbaik,” kata Wabup BBS saat ditanyai usai mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD Muaro Jambi, Senin (19/4/2021).
Dimikian juga terkait adanya pejabat eselon II Pemkab Muaro Jambi yang ikut mendapat program SPAM, Wabup BBS menyampaikan akan secepatnya menindaklanjuti permasalahan tersebut berdasarkan mekanisme yang ada. ” Nanti kita telaah. Apa yang menjadi masukan dari DPRD akan menjadi sebuah atensi kita untuk kita perbaiki. Hal-hal yang menyangkut persoalan-persoalan teknis juga nanti akan kita bahas dan kita tindak lanjuti, tentu kan ada mekanisme,” kata mantan Ketua DPD PAN Muaro Jambi ini.
Penulis: Raden Hasan Efendi








