Jambipers.com, Muaro Jambi – Intensitas hujan yang rutin mengguyur wilayah Provinsi Jambi belakangan ini telah membuat debit air Sungai Batang Hari meningkat. Air Sungai Batang Hari bahkan sudah mulai meluap menjangkau lahan-lahan perkebunan termasuk pelataran rumah warga yang berada di sempadan sungai.
“ Air Sungai Batang Hari saat ini sudah mulai masuk ke pelataran rumah warga dan lahan-lahan pertanian dan perkebunan,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi, Firdaus saat dikonfirmasi Jambipers.com, Senin (18/1/2021).
Firdaus menyebut tinggi permukaan air di dermaga Kota Jambi telah mencapai 13,60 atau telah memasuki tahapan siaga IV. Karena itu, BPBD Muaro Jambi mengimbau agar warga Muaro Jambi yang berada di sepanjang sempadan Sungai Batang Hari untuk selalu waspada.
“ Kita imbau kepada masyarakat khususnya yang berada di sempadan sungai agar tetap waspada dan memantau aktivitas anak-anak agar tidak bermain dan berenang di Sungai Batang Hari karena arus sungai saat ini sangat kencang,” ujarnya.
Firdaus mengatakan, BPBD Muaro Jambi beserta jajaran, termasuk TNI dan Polri selalu siaga dalam memberikan bantuan kepada masyarakat ketika dibutuhkan. “ Kami dari BPBD telah bersiaga. Sewaktu-waktu ketika kami dibutuhkan, jika terjadi hal-hal yang buruk, dalam hal evakuasi sudah siap,” katanya.
Firdaus menjelaskan ada sebanyak enam kecamatan di wilayah Kabupaten Muaro Jambi yang berada di sempadan Sungai Batang Hari. Masing-masing kecamatan tersebut adalah Kecamatan Sekernan, Jambi Luar Kota, Maro Sebo, Taman Rajo, Kumpeh Ulu, dan Kumpeh Ilir.
“ Untuk saat ini air sudah berada di bawah rumah warga. Seperti di Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan dan Desa Sarang Burung, Jaluko. Rata-rata rumah di sana panggung dan air sudah menjangkau atau berada di bawah rumah,” kata Firdaus.
Penulis: Raden Hasan Efendi






