Pasien Covid-19 yang Meninggal di Batanghari Ternyata Warga Sarolangun

oleh -
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Batanghari, Sehan
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Batanghari, Sehan

Jambipers.com, Batanghari – Pasien meninggal akibat Covid-19 di Kabupaten Batanghari mengalami penambahan sebanyak satu kasus pada Sabtu (21/11/2020). Secara kumulatif kasus kematian pasien yang disebabkan corona di kabupaten berjuluk bumi serentak bak regam itu menjadi 6 kasus.

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Batanghari, Sehan membenarkan adanya penambahan sebanyak 6 kasus konfirmasi positif di Kabupaten Batanghari pada Sabtu, (21/11/2020). Satu di antara pasien positif itu meninggal dunia.

Pasien yang meninggal itu berinisial DS (48), warga Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun. Pasien ini meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD HAMBA Muara Bulian pada 19 November 2020.

“ Pasien DS merupakan suspek dengan rapid test reaktif dan komorbid hipertensi berat dan wafat di RSUD HAMBA Muara Bulian,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Batanghari, Sehan, Minggu (22/11/2020).

Lima pasien konfirmasi positif lainnya adalah LD (34) perempuan, alamat Kelurahan Rengas Condong, Kecamatan Muara Bulian, Pasien MR, LA (14) perempuan, alamat Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Pasien KH (58), perempuan, alamat Desa Mersam, Pasien MOB (57), laki-laki, alamat Desa Sengkati Besar, Kecamatan Mersam, dan Pasien KHP (26) perempuan, alamat Desa Bukit Harapan, Kecamatan Mersam.

“Sehari sebelumnya, pada tanggal 20 November 2020 juga ada 2 tambahan kasus konfirmasi dan 4 kasus sembuh. Sehingga, sampai saat ini kumulatif kasus di Batanghari berjumlah 125 konfirmasi, 83 sembuh dan 6 meninggal,” katanya.(***)