Jambipers.com, Muaro Jambi – Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro, hadiri undangan silaturahmi dan audensi para kepala sekolah dasar dan sekolah menengah pertama Kecamatan Mestong. Acara silaturahmi dan audensi itu digelar di Taman Alam Sebapo, Sabtu (19/9/2020).
Bupati Masnah hadir dengan didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Muaro Jambi, Suriadin dan Camat Mestong. Mereka duduk lesehan dengan para kepala sekolah sambil diskusi santai namun serius.
Melalui pertemuan itu bupati berupaya mendalami kondisi dunia pendidikan baik itu sarana maupun prasarana. Termasuk kondisi tenaga pendidik yang tentunya memiliki peran yang sangat penting dalam memajukan dunia pendidikan. “ Masa depan Muaro Jambi ini nanti, ada di tangan para guru,” kata Masnah, Sabtu (19/9/2020).
Kemudian, bupati juga menyampaikan keluhan yang dihadapi sekolah maupun guru seperti terkait belajar daring maupun anak-anak yang bermain. “ Saya sering liat di dusun, di desa, anak-anak itu kebiasaan bermain. Inilah dalam sejarah libur terpanjang. Sudah 8 bulan, nanti kebiasaan,” katanya
Untuk itu, peranan sekolah dan guru untuk mengingatkan hal itu pada orang tua dan muridnya. Terutama dalam aktivitas anak, agar lebih terkontrol dan diawasi. Selain itu, bupati meminta tenaga pendidik untuk turut mensosialisasikan protokol kesehatan. Seperti pengunaan masker, cuci tangan dan jaga jarak.
Bupati mengaku, belajar daring masih diperlukan perhatian sekaligus dukungan semua pihak. Sejauh ini, pemkab sudah mendorong program Berkaca (Belajar di Kantor Camat) dan ke desa.
Kondisi ini makin pelik di tengah menurunnya pendapatan, membuat orang tua kesulitan memenuhi kebutuhan perangkat maupun kuota. “Tidak semua murid punya android. Tidak semua bisa membeli kuota,” katanya.
Pertemuan ini, digelar pula dialog. Sejumlah bahasan pun mengalir seperti pemerataan guru, tunjangan maupun pembenahan lain untuk pendidikan di Sailun Salimbai.
Bupati meminta pertemuan seperti ini dilaksanakan berkelanjutan. Ke depan, Ia meminta jadwal untuk duduk bersama di kecamatan lainnya. Momen itu, akan digunakan untuk silahturahmi, sharing dan monitoring terkait pendidikan serta sekaligus membangkitkan dunia wisata.(***)








