Jambi Absen Sebagai Daerah Percontohan New Normal Tahap Pertama

oleh -235 views
Pj Sekda Pemprov Jambi H.Sudirman,SH,MH
Pj Sekda Pemprov Jambi H.Sudirman,SH,MH

Jambipers.com, Jambi – Jumlah provinsi dan kabupaten/kota yang direkomendasikan sebagai daerah percobaan tatanan normal baru (new normal) di seluruh Indonesia sebanyak 101 daerah. Data tersebut didapat Pj.Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman,SH,MH dari kepala BNPB.

“ Dari data yang didapat terakhir dari Kepala BNPB, ada 110 kabupaten/kota yang direkomendasikan sebagai daerah percobaan tatanan normal baru di seluruh Indonesia,” Pj.Sekda Provinsi Jambi, H.Sudirman,SH,MH, disela penyerahan alat bantuan kesehatan dari Anggota DPR RI kepada Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Sabtu (30/5/2020).

Sudirman menjelaskan, rekomendasi sebagai daerah percontohan tatanan normal baru akan diberikan secara bertahap. Tahap pertama ada 25 kabupaten/kota yang direkomendasikan di seluruh Indonesia, dan ada 4 provinsi sebagai percontohan new normal.

“ Keempat provinsi itu yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, DKI Jakarta, dan Gorontalo. Selain itu, ada 25 kabupaten/kota di luar empat provinsi itu bakal menerapkan tatanan normal baru,” kata Sudirman.

Daerah kabupaten/kota di provinsi Jambi sendiri tidak masuk dalam data 25 kabupaten/kota yang direkomendasikan pada tahap pertama tersebut. Kemungkinan daerah kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi akan masuk dalam tahap berikutnya.

“ Kemungkinan kita pada tahap berikutnya, tahap 2 atau 3. Yang jelas, ada 110 daerah yang sudah direkomendasikan, selain itu, kita bisa mengusulkan bagi daerah yang sudah tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19, bisa mengusulkan langsung ke pemerintah pusat,” kata Sudirman.

Sudirman menyatakan, bagi Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah kabupaten/kota yang sudah tidak ada lagi penambahan pasien Covid-19, dapat mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar bisa melaksanakan new normal.

“ Pemprov Jambi tengah melakukan sosialisasi sekaligus menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar tatanan baru tersebut dipatuhi masyarakat, termasuk pelibatan TNI-Polri,” kata Sudirman. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *