Wisata Sungai Pisang Dipoles Jadi Gerbang Wisata Pulau di Kota Padang

oleh -175 views
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat meninjau dampak abrasi di Sungai Pisang (ist)
Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat meninjau dampak abrasi di Sungai Pisang (ist)

Jambipers.com, Padang – Kawasan Wisata Sungai Pisang, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, tidak lama lagi akan menjelma menjadi primadona baru destinasi wisata di Kota Padang. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah setempat telah mengalokasikan sejumlah anggaran untuk kepentingan pengembangan Kawasan Wisata Sungai Pinang ini.

“ Ada tiga sumber pendanaan untuk rencana pengembangan Kawasan Wisata Sungai Pisang. APBD kota dan provinsi serta APBN. Saat ini ada sebesar Rp35 miliar untuk biaya pembangunannya,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat meninjau dampak abrasi di Sungai Pisang, Kamis (28/05/2020).

Mahyeldi mengatakan, anggaran sebesar Rp35 miliar itu akan digunakan untuk membangun dermaga terapung. Dermaga terapung ini berfungsi untuk transportasi antar pulau. “ Sungai Pisang ini nanti akan menjadi gerbang wisata pulau, baik di Kota Padang maupun kawasan Mandeh. Menyusul pembangunan dermaga terapung dan fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya.

Menurut Mahyeldi, potensi wisata di Sungai Pisang bukan saja alamnya yang indah, tetapi ada sejarah penting yang terjadi di kawasan tersebut. Hal itu dibuktikan dengan adanya tiga prajurit pejuang yang dimakamkan di lokasi.

Di samping itu, lanjut Mahyeldi, posisi strategis Sungai Pisang sangat menguntungkan masyarakat setempat. Banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan.

“ Masyarakat di sini tidak harus menjadi nelayan karena banyak peluang usaha yang bisa dijalani, baik antar jemput wisatawan, pemandu wisata maupun menjual souvenir dan kuliner,” ujar Mahyeldi.

Untuk penataan pemukiman masyarakat nelayan di kawasan tersebut, menurut Mahyeldi sudah ada perumahan nelayan yang menampung mereka. Dengan demikian maka warga tidak lagi terancam abrasi dan penataan kawasan pantai Sungai Pisang lebih mudah.

“ Dengan menempati perumahan yang disediakan, warga tidak terancam abrasi dan kawasan ini lebih mudah ditata. Sudah ada 58 rumah yang disediakan. Berjarak 800 meter dari lokasi pantai,” katanya.

Beberapa hari sebelumnya, kawasan pantai Sungai Pisang dan pantai lainnya di Kota Padang dilanda abrasi. Dampak yang ditimbulkan abrasi mengakibatkan 53 rumah terendam dan 7 bagian dapur rumah terseret ombak di Sungai Pisang.

“ Dinas Sosial sudah mengatasinya dengan membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak,” ujarnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *