RS Raden Mattaher dan RS Hanafi Bungo Sudah Bisa Uji Swab Mandiri

oleh -859 views
Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah
Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah.(Jambipers.com)

Jambipers.com, Jambi – Sebanyak dua unit rumah sakit milik pemerintah di Provinsi Jambi telah mampu melakukan uji swab mandiri. Uji swab tersebut dilakukan dengan TCM atau alat tes cepat molekuler.

Selama ini, uji swab atau Polimerase Chain Reaction (PCR) untuk mengetahui seseorang terinfeksi COVID-19 di wilayah Provinsi Jambi dilakukan oleh Balitbang Kemenkes RI. Tim gugus tugas Provinsi Jambi mengirimkan sampel dahak untuk diuji di sana.

Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, tim laboratorium RS Raden Mattaher, pada hari ini, Selasa (26/5/2020), telah melakukan pemeriksaan swab dengan TCM (alat test cepat molekuler) dari Program TBC dengan menggunakan cathrige yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan, untuk melakukan pemeriksaan Swab pasien terduga COVID-19 yang ada di RS Raden Mattaher.

“ Alhamdullilah, hasil pemeriksaan kita sudah bisa mendeteksi virus Covid-19, di mana laboratorium RS Raden Mattaher ini sudah di-SK kan oleh Kemenkes untuk memfungsikan alat TCM yang sudah ada agar bisa juga digunakan untuk Covid-19 dengan chatrige yang sudah diberikan oleh Kemenkes,” kata Johansyah melalui siaran persnya di group WhatsApp, Selasa (26/5/20).

Johansyah menjelaskan bahwa alat TCM atau RT PCR dari Program TBC ini ada sebanyakan 15 alat. Saat ini pihaknya sudah mengajukan 9 alat untuk bisa dioperasikan untuk Covid-19. Hanya saja, sejauh ini baru dua RS yang diberi kewenangan untuk melakukan pengujian tersebut oleh Kemenkes RI.

” Namun yang memang sudah di-SK kan kementerian baru 2 rumah sakit, yaitu Raden Mattaher dan RS Hanafi Bungo dan sudah dikirimkan 120 cathrige, dan akan ditambah apabila cathrige ini habis digunakan,” ujar Johansyah.

Dengan keberhasilan ini, maka pemeriksaan hasil swab pasien ke depannya akan bisa dilakukan di Provinsi Jambi. Baik itu pada pasien ODP, PDP dan rapid test positif. ” Sudah bisa di Jambi dan akan dibagi dalam 2 zona. Untuk wilayah Timur dilakukan di Raden Mattaher, sementara di wilayah Barat nanti akan dilakukan di RS Hanafie Bungo,” katanya.

Meskipun sudah bisa melakukan uji swab sendiri, pemgumuman pasien positif tetap harus menunggu verifikasi dari pemerintah pusat. ” Untuk pengumuman positifnya (pasien positif), Kita tetap harus menunggu verifikasi dari pusat, di mana sistem pelaporan kita menggunakan pelaporan SITB atau sistem informasi  Tuberculosis secara online. Dan nanti akan diverifikasi oleh  Pos Kedaruratan Kesehatan Masyarakat atau Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI,” kata Johansyah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *