Jambipers.com, Muara Bulian — Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, menghadiri acara Syukuran Selesai Menanam Padi Sawah dan Tradisi Sedekah Bubur di Desa Pasar Terusan, Selasa (04/08/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tuntasnya proses tanam bukanlah akhir dari pekerjaan para petani. Momen ini justru menjadi babak awal dari perjuangan panjang untuk menghasilkan panen padi yang berkualitas.
“Selesai tanam bukan berarti kerja kita selesai. Ini baru langkah awal. Menanam padi ibarat menitipkan amanah kepada tanah,” ujar Fadhil Arief.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian proses mulai dari mengolah lahan, menyemai benih, hingga menanam bibit menuntut kerja keras yang tinggi.
“Semua dilakukan dengan kerja keras dan penuh harapan. Tangan boleh kotor dan berlumpur, tetapi hati penuh rasa syukur karena dari sinilah rezeki akan tumbuh,”katanya.
Melalui tradisi syukuran dan sedekah bubur ini, Bupati mengajak seluruh lapisan petani untuk merefleksikan rasa syukur atas kelancaran masa tanam. Ia juga mengajak warga berdoa bersama agar tanaman padi terhindar dari ancaman hama, musibah banjir, maupun kekeringan ekstrim.
Lebih lanjut, Fadhil Arief menekankan pentingnya sinergi kuat antara petani, penyuluh lapangan, dan pemerintah daerah. Keberhasilan panen sangat bergantung pada manajemen pengairan yang disiplin, pemantauan penyakit tanaman secara berkala, serta kecepatan koordinasi jika muncul kendala di sawah.
Pada kesempatan yang sama, Bupati memberikan apresiasi tinggi kepada Dinas Pertanian dan seluruh penyuluh lapangan. Tim tersebut dinilai setia mendampingi petani di setiap fase, mulai dari pengolahan tanah hingga persiapan panen kelak.
Ia meminta para penyuluh tetap konsisten menjadi garda terdepan dan memastikan seluruh bantuan sektor pertanian tersalurkan tepat sasaran.
Acara adat dan syukuran ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari, Asisten I dan Asisten II Setda, para Kepala OPD, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari, Camat, Lurah, dan kepala desa setempat.(Sam)






