Jambipers.com, Jambi – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus berinovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terbaru, Pemkab Batang Hari resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jambi (Unja) untuk mematangkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru.
Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Gedung Universitas Jambi, Rabu (15/04/2026). Mewakili Bupati Batang Hari, Sekretaris Daerah (Sekda) Mula P. Rambe hadir memimpin rombongan dan disambut langsung oleh Rektor Unja, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H., beserta Sekretaris LPPM Unja.
Sekda Batang Hari, Mula P. Rambe, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud keseriusan pemerintah daerah dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat melalui Perseroan Batang Hari Sejahtera.
“Kami menggandeng LPPM Unja untuk menyusun naskah akademik, Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), hingga kajian kelayakan usaha. Fokus utama kita adalah memastikan perseroan ini memiliki aspek hukum, ekonomi, dan bisnis yang matang sebelum resmi berjalan,” ujar Sekda.
Inovasi pembentukan BUMD ini diharapkan tidak hanya menjadi mesin baru bagi PAD, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Batang Hari secara umum. Dengan kajian mendalam dari akademisi, unit usaha yang dijalankan nantinya dipastikan relevan dengan potensi daerah.
Rektor Unja, Prof. Dr. Helmi, menyambut baik kepercayaan Pemkab Batang Hari. Ia menegaskan bahwa Unja melalui LPPM siap memberikan pendampingan riset yang komprehensif agar naskah akademik dan kajian bisnis yang dihasilkan benar-benar implementatif.
Rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat penting Setda Batang Hari, di antaranya Asisten II dan III, Staf Ahli, Inspektur, Kepala BKAD, Kepala DPMPTSP, serta jajaran dari Bagian Hukum dan Bagian Ekonomi Setda Batang Hari.
Proses pembentukan Perseroan Batang Hari Sejahtera kini memasuki tahapan krusial dalam pemenuhan regulasi dan studi kelayakan sebelum nantinya disahkan menjadi Peraturan Daerah.(Sam)






