Jambipers.com, Muara Bulian – Bupati Batang Hari Mhd Fadhil Arief, menghadiri acara Tabligh Akbar dalam rangka Ijtima’ dan Tasyakuran Ponpes Al Fatih di Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi, Sabtu (2/12/2023).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Batang Hari sedang menghadapi tantangan infrastruktur pada saat dirinya dilantik bersama H. Bakhtiar pada 26 Februari 2021 di mana kondisi jalan di Kabupaten Batang Hari hampir 70 % dalam kondisi jelek.
“Kemudian kita temui bahwa begitu banyak anak SD yang tidak lancar baca tulis Al-Qur’an, kemudian tingkat pendidikan indeks pembangunan manusia juga rendah di bawah rata-rata Provinsi Jambi,” katanya.
Menurut Fadhil, Ada dua tantangan yang kadang-kadang sangat sulit untuk memuaskan seluruh masyarakat Kabupaten Batang Hari. Ada sebagian masyarakat berpikir jika infrastruktur jalan dan jembatan bagus maka mereka merasa puas dengan pelayanan pemerintah.
“Ada juga yang berpikir lebih maju lagi bagaimana mewujudkan Sumber Daya Manusia yang bagus, kalau dengan memiliki Sumber Daya Manusia yang bagus, maka kita akan lebih bahagia dan Insya Allah nanti meninggalnya masuk surga,” ujarnya.
Selanjutnya Bupati Batang Hari menyampaikan program yang dilaksanakannya dalam menyikapi banyaknya anak SD yang tidak lancar baca tulis Al-Qur’an melalui program guru ngaji dan masuk sekolah.
“Saat ini Alhamdulillah dari data terakhir yang Sudah terdapat 6.663 siswa-siswi kelas 6 SD di Batang Hari lancar baca tulis Al-Qur’an, tapi masih ada 700-an yang kurang lancar dan 38 yang belum bisa sama sekali saat ini, ini menjadi tantangan kita bersama,” katanya.
Fadhil turut menyampaikan bahwa membangun infrastruktur itu sangat berat karena perlu dana besar, tapi lebih berat lagi membangun Sumber Daya Manusia karena di samping perlu dana diperlukan konsistensi, kesinambungan, dan ketahanan agar supaya generasi muda menjadi generasi yang tangguh, generasi yang bisa membahagiakan orang tuanya, generasi yang tidak terlibat narkoba, generasi yang tidak terpapar judi online.
“Orang baik adalah orang yang berubah demi manusia yang lainnya. Pada saat ini juga, kami dengan kerendahan hati mohon doa kepada seluruh jamaah agar saya Bupati Batang Hari bersama Wakil Bupati Batang Hari dan seluruh jajaran dapat di doakan menjadi pemimpin yang adil,” ujarnya.
Fadhil menyebut, tantangan mewujudkan keadilan itu luar biasa dan semakin hari semakin kencang tantangannya. “Kita coba untuk mengkolaborasikannya, tidak mungkin kita bangun jalannya walaupun mungkin tidak semuanya bisa kita selesaikan karena ini menyangkut harga diri ekonomi Masyarakat Kabupaten Batang Hari. Kalau jalannya jelek kalau dia pergi ke sumber-sumber ekonomi akan terhalang kemudian dia membawa hasil pertanian yang mendominasi penghasilan Masyarakat Kabupaten Batang Hari ke tempat pemasaran juga terhalang,” katanya.
Dan di akhir sambutannya, Bupati Batang Hari juga menyampaikan bahwa Pemkab Batang Hari saat ini tengah meluncurkan program pesantren mandiri. Program ini diharapkan dapat mendukung Ponpes di Batang Hari dapat mandiri dan berkembang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan Tausiah Agama Oleh KH. Ubaidillah Pimpinan Ponpes Al-Fatah Temboro. Turut Hadir Kapolres Batang Hari, Ketua MUI Kab. Batang Hari, Kepala OPD dalam lingkup Pemkab Batang Hari dan para jamaah tablig akbar.(Sam)






