Hasil Lelang Aset Milik Pemkab Muaro Jambi Surplus Rp232 Juta

oleh -
Kabid Aset BPKAD Muaro Jambi, Mahali.
Kabid Aset BPKAD Muaro Jambi, Mahali.

Jambipers.com, Muaro Jambi – Proses lelang aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi selesai dilaksanakan. Dari 119 lot lelang yang ditawarkan ke publik, hanya 86 lot yang diminati.

Kepala BPKAD Kabupaten Muaro Jambi melalui Kabid Aset, Mahali mengatakan, lelang yang dilakukan pada 19 Oktober lalu menyisakan 33 lot yang tidak diminati masyarakat.

Dari semua lot yang ditawarkan, yang paling diminati kendaraan roda dua, yaitu jenis sepeda motor Honda Win, kemudian Supra dan lain sebagainya. “Alhamdulillah lelang berjalan dengan lancar. Dari 119 lot yang kita lelang, yang dinyatakan menang lelang sebanyak 86, sisa saat ini 33 lot,” kata Mahali.

Dari jumlah lot, memang banyak yang terjual. Namun dari nominal uang yang diterima, yang tidak ditawar masyarakat lebih banyak dibanding yang terjual. Dimana yang tidak ditawar masyarakat mencapai Rp 633 juta. Sementara nilai limit terjual hanya Rp 556 juta.

“Karena yang tidak laku itu nominalnya besar-besar semua. Diantaranya ada excavator, mobil dan sebagainya. Excavator saja nilainya lebih dari Rp 200 juta,” terang Mahali, Selasa (31/10/2023).

“Dari limit yang ditetapkan sebesar Rp 556. Sampai dengan saat ini yang laku terjual Rp 788 juta. Jadi ada surplus Rp 232 juta,” sambungnya.

Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melelang 119 aset, baik bergerak maupun aset tak bergerak. Dari 119 yang ditawarkan ke publik, hanya 86 lot yang terjual. Sementara 33 lot tidak terjual.

Berdasarkan penelusuran, dari 86 lot yang ditawarkan oleh masyarakat, satu lot ditawarkan dengan harga yang di luar dugaan. Yakni alat kesehatan.

Aset alat kesehatan tersebut diberi harga limid Rp 2 juta. Namun hingga akhir waktu lelang, ada seorang yang melakukan penawaran hingga Rp 92 juta. “Jika dipersentasikan, nilainya naik 4.212 persen,” kata Mahali lagi.

Meski ditawarkan dengan angka fantastis, namun pihaknya khawatir jika yang menawar itu hanya mau -main saja. “Kita khawatirnya one prestasi, soalnya jauh sekali nilai tawarnya,” imbuhnya. Mahali juga menyampaikan, pelaksanaan lelang tersebut sudah berjalan 70 persen dari hasil yang terjual.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.