Jambipers.com, Muara Bulian – DPRD Kabupaten Batanghari menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengantar KUA-PPAS tahun anggaran 2024. Rapat paripurna yang berlangsung pada Selasa (1/8/2023) tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Batanghari, M Ja’afar Ahmad.
Hadir pada rapat Paripurna tersebut Bupati Batanghari M Fadhil Arief, Kapolres Batanghari, Kajari Batanghari, Ketua Pengadilan Negeri, Pengadilan agama, para Camat, para anggota Dewan, pimpinan OPD lingkup Batanghari, dan para Kepala Desa serta tamu undangan lainnya.
Penyampaian nota pengantar KUA-PPAS APBD Kabupaten Batanghari Tahun Anggaran 2024 dilakukan secara langsung oleh Bupati Batanghari M Fadhil Arief. Melalui pidatonya M.Fadhil Arief terlebih dahulu mengucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Batanghari yang telah menyetujui hibah tanah yang berlokasi di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Muara Bulian.
Tanah yang dihibahkan itu seluas 4 hektar dan rencananya akan digunakan untuk pembangunan dua gedung, yaitu untuk Gedung Diklat dan Rumah Sakit. “Luas tanah itu sekitar 4 hektar. Lokasinya di Sungai Buluh Kecamatan Muara Bulian. Rencana ada dua gedung yang bakal dibangun di sana. Gedung Diklat dan Rumah Sakit,” kata Bupati Fadhil Arief.
Bupati Fadhil mengatakan, pembangunan gedung diklat dan rumah sakit di atas lahan hibah tersebut sangat diharapkan segera dapat terlaksana. Sebab, salah satu cara untuk mendongkak PAD di masa yang akan datang dapat diwujudkan melalui pembangunan kedua gedung tersebut.
“Jika dua gedung tersebut dibangun maka secara otomatis PAD Kabupaten Batanghari ke depan akan turut meningkat. Sebab, banyak nanti yang melaksanakan Diklat menggunakan gedung itu. Makanya sangat kita harapkan agar pembangunan dua gedung itu harus terlaksana,” katanya.
Selanjutnya Bupati M.Fadhil Arief membacakan pidato nota pengantar rancangan KUA-PPAS APBD Kabupaten Batanghari Tahun Anggaran 2024. Melalui pidato nota pengantar tersebut terungkap bahwa target pendapatan yang dirancang pada Plafon Anggaran Sementara TA 2024 sebesar Rp1,6 Triliun atau meningkat sebesar Rp212 Miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
“Berdasarkan kebijakan pendapatan daerah, plafon anggaran sementara pendapatan daerah tahun anggaran 2024 yang kami ajukan sebesar Rp.1.652.165.412.758,” kata Fadhil Arief.
Target pendapatan itu itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. “Untuk PAD sebesar Rp166 Miliar, Pendapatan Transfer Rp1,48 Triliun, dan lain-lain pendapatan sebesar Rp3 Miliar,” katanya.
Bupati Fadhil turut menyampaikan dasar maupun landasan, serta berbagai alasan pemerintah menetapkan angka-angka sebagaiman yang diajukan dalam KUA-PPAS 2024. Termasuk menunjukkan sikap optimis bahwa pemerintah bersama dewan nantinya akan dapat memenuhi dan menyepakati angka-angka yang dirancang tersebut.
“Untuk peningkatan pendapatan dari transfer dana pusat ke daerah, kita sudah update basis data Kabupaten Batanghari sehingga nanti DAU (Dana Alokasi Umum) kita bisa bertambah, kemudian DBH (Dana Bagi Hasil) kita bisa bertambah dan DAK (Dana Alokasi Khusus) kita juga bisa bertambah, dan perkembangannya dari tahun ke tahun sudah bagus, terus meningkat terhadap TKDD Kabupaten Batanghari,” paparnya.
Sementara terkait pengoptimalan PAD, pihak Pemkab Batanghari akan melibatkan para ASN sebagai objek percontohan bagi masyarakat agar selalu taat dalam membayar pajak.
“Untuk mewujudkan PAD yang lebih tangguh, kita akan berupaya mendorong kesadaran secara kolektif yang dimulai dari aparatur pemerintahan sebagai teladan yang meluas bagi masyarakat secara masif, mulai dari Kepala Desa, Lurah, pejabat OPD, dan DPRD untuk patuh membayar pajak daerah,” katanya.(Sam)






