Tindaklanjuti Arahan Markomarves, Pj Bupati Muaro Jambi Ikuti Rapat Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca

oleh -
rapat pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam rangka operasi pembasahan lahan gambut di wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan tahun 2023
Rapat pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam rangka operasi pembasahan lahan gambut di wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan tahun 2023

Jambipers.com, Muaro Jambi – Penjabat (Pj) Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah mengikuti rapat pelaksanaan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) dalam rangka operasi pembasahan lahan gambut di wilayah Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan tahun 2023.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Republik Indonesia pada saat rapat koordinasi kesiapsiagaan bencana kekeringan dan karhutla yang dilaksanakan pada tanggal 26 April lalu.

Operasi teknologi modifikasi cuaca ini merupakan kegiatan bersama BRIN dan didukung oleh beberapa pihak terkait, seperti BMKG, TNI-AU, BNPB, KLHK, BRGM, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Sinar Mas Foresty, PT. WKS, dan PT Angkasa Pura.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi Bachyuni Deliansyah yang juga merupakan Pj Bupati Muarojambi menyampaikan, saat ini personil dari BRIN, BMKG, TNI-AU, serta pihak-pihak terkait sudah disiapkan untuk melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca ini.

“Sebanyak 30 ton bahan semai berupa garam (NaCl) telah dipersiapkan, guna untuk mendukung kegiatan operasi TMC ini,” katanya, Kamis (4/5/2023).

Bachyuni Deliansyah mengatakan, bahwa operasi TMC paling efektif untuk dilakukan sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia menyebut,dengan cara memanfaatkan potensi awan-awan hujan secara optimal sehingga dapat membasahi maupun mengisi sekat-sekat yang ada dilahan gambut.

“Dengan adanya upaya yang optimal, diharapkan tinggi muka air dilahan gambut maupun di sekat-sekat akan naik atau terjaga. Fungsi dari sekat ini, digunakan untuk menahan air dalam lahan gambut agar tidak terjadi kebakaran,” katanya.

Bachyuni Deliansyah menuturkan, provinsi jambi telah melakukan upaya antisipasi awal dalam upaya pencegahan dengan melaksanakan giat operasi TMC yang merupakan upaya pentahelix dari perusahaan sinas mas foresty.

“Tahun 2023 ini, diprediksi cuaca akan lebih kering dan hampir sama dengan tahun 2019 lalu. Oleh karena itu, upaya-upaya antisipasi awal sangat dibutuhkan dalam penanganan karhutla di provinsi jambi,” tuturnya.

Kepala BPBD Provinsi Jambi mengatakan, guna memantapkan penanggulangan bencana karhutla ini, pemerintah provinsi jambi akan segera melaksanakan apel siaga karhutla yang nantinya akan dipimpin langsung oleh gubernur jambi.

“Operasi TMC ini akan dimulai pada tanggal 1 hingga 12. Saya ucapkan selamat bekerja untuk rekan-rekan, dari BRIN, BMKG, TNI-AU, dan rekan lainnya,” katanya.(***)

No More Posts Available.

No more pages to load.