Jambipers.com, Muaro Jambi – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Gelam saat ini membutuhkan perhatian yang lebih serius dari Pemkab Muaro Jambi. Masalahnya, fasilitas dasar yang tersedia di Rumah Sakit bertipe D tersebut merupakan bangunan lama dengan kondisi telah banyak mengalami banyak kerusakan.
RSUD Sungai Gelam kini benar-benar membutuhkan adanya perbaikan sekaligus penambahan gedung baru. Pebaikan dan penambahan Gedung baru sangat penting untuk dipenuhi agar ke depan tercipta pelayanan yang lebih baik serta kenyamanan bagi pasien yang datang berobat.
Pantauan di lapangan, kondisi dinding di ruang utama pelayanan Rumah Sakit Sungai Gelam telah retak-retak, ditambah lagi dengan kondisi plafon yang hampir jebol. Beberapa cat ruangan terlihat memudar serta banyak ditumbuhi lumut.

Rumah sakit milik pemerintah ini tampak begitu kusam dan kumuh sehingga sangat wajar jika rumah sakit ini kurang diminati masyarakat sekitar untuk menjalani perawatan.
Direktur RSUD Sungai Gelam dr. Gordon Hutagaol menyampaikan, saat ini pihaknya memang benar-benar membutuhkan perhatian dari Pemerintah Daerah Muaro Jambi.
“Bangunan ini memang harus diperbaiki, ya dipercantiklah rumah sakit ini. Soalnya, dari dulu belum pernah ada perbaikan bangunan ini. Banyak yang retak-retak. Gudang alat kami tidak ada, gudang untuk apotek juga tidak ada, terus kami usulkan, mungkin karena keterbatasan anggaran jadi belum bisa direalisasikan,” kata dr Gordon Hutagaol kepada Jambipers.com, Jumat (3/2/2023).

Gordon menyampaikan bahwa beberapa bulan ke depan RSUD Sungai Gelam ini akan mengikuti akreditasi. Pihaknya mendapat saran dari pendamping atau pembimbing rumah sakit agar dapat melengkapi segala fasilitas yang dibutuhkan. Salah satu syarat agar mendapatkan akreditasi adalah pelayanan mutu yang baik. Sementara untuk mewujukan pelayanan dengan mutu yang baik membutuhkan kelengkapan fasilitas sebagai pendukung.
“Kalau fasilitas dasarnya sudah terpenuhi, tapi kita membutuhkan perbaikan lain untuk kenyamanan petugas dan pasien di rumah sakit ini. Kalau melihat bangunan lama agak kusam, tidak enak untuk dilihat. Kalau bisa diperbaiki, jadi pasien-pasien tertarik juga untuk datang berobat ke sini, jadi mereka tidak jauh-jauh lagi berobat ke Kota Jambi,” katanya.
Gordon Hutagaol mengatakan, saat ini kebutuhan yang paling mendesak agar dapat segera direalisasikan adalah penambahan dokter spesialis yang bisa menetap. Soalnya, kebanyakan dokter yang bekerja di RSUD tersebut berstatus tenaga kontrak.
“Kebutuhan yang paling mendesak yaitu dokter spesialis yang menetap di sini, yang ASN di sini. Supaya mereka bisa masuk setiap hari,” tandasnya.
Penulis: Raden Hasan Efendi








