Jambipers.com, Muaro Jambi – Anggota DPRD Provinsi Jambi Elpisina, S.Sos., M.Si., melaksanakan kegiatan reses masa persidangan III di Desa Tantan, Kecamatan Sekernan, Muaro Jambi, Sabtu (5/11/2022). Kegiatan reses yang bertujuan untuk menampung dan menjaring aspirasi masyarakat tersebut diadakan di Gedung Balai Kemasyarakatan Desa Tantan.
Adapun rata-rata aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat pada kegiatan reses ini adalah permasalahan infrastruktur jalan. Masyarakat setempat meminta agar anggota dewan Provinsi Jambi ini memperjuangkan pembangunan atau pengaspalan jalan penghubung yang ada di Desa Tantan.
Aspirasi itu salah satunya disampaikan Tokoh Pemuda Desa Tantan¸ Hasan Rudimansyah. Beliau meminta agar jalan penghubung antara Desa Tantan, Kecamatan Sekernan menuju ke Pematang Jering, Kecamatan Jaluko Muaro Jambi dan ruas Jalan Desa Tantan Kecamatan Sekernan menuju Desa Selat, Kecamatan Pemayung Batanghari agar segera diperbaiki dan diaspal.
Hasan Rudimansyah menyebut bahwa kedua ruas jalan penghubung antara desa tersebut merupakan jalan utama bagi warga Desa Tantan, Desa Kedotan, Kerangan, dan Desa Rantau Majo dalam mengeluarkan hasil panen perkebunan. Kondisi kedua ruas jalan utama tersebut saat ini dalam keadaan rusak parah.
“Kami dak minta banyak, cuma minta di aspalkan, jalan penghubung antara Desa Tantan ke Pematang Jering, Muaro Jambi dan Jalan Desa Tantan kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi ke Desa Selat Pemayung Batanghari, karena jalan iko lah akses keluar desa,” kata Hasan Rudimansyah.

Hasan menjelaskan bahwa beberapa waktu warga Desa Tantan telah melaksanakan aksi unjuk rasa ke Kantor Bupati Muaro Jambi terkait akses jalan yang telah rusak parah tersebut.
“Kami sudah demo di Kantor Bupati Muaro Jambi agar jalan kami iko diaspal. Soalnyo semenjak 23 tahun Muaro Jambi berdiri, Desa kami tidak pernah dibangunkan jalan yang layak, kini kami mendesak untuk segera dibangun, kami kepengin jalan kami di aspal, samo dengan Desa-desa yang lain,” ujarnya.
Hasan berharap melalui kegiatan reses DPRD Provinsi Jambi ini tuntutan warga Desa Tantan dapat diperjuangkan dan direalisasikan. Apabila kedua ruas jalan ini tidak diaspal warga mengancam tidak akan ikut berpartisipasi dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Kami berharap nian untuk biso dibagun aspal jalan kami iko, dan kalau 2023 ni dak jugo dibangun kami dak mau ikut Pemilu di 2024 gi,” pungkasnya.
Sementara itu Anggota DPRD Provinsi Jambi Elpisina, S. Sos, M. Si berharap keinginan masyarakat Desa Tantan bisa terwujud. Beliau mengatakan akan segera berkomunikasi kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan Pemerintahan Kabupaten Batanghari terkait permasalahan jalan tersebut agar bisa terkoneksi akses pembangunannya.
“Mudah-mudahan keinginan masyarakat dapat terwujud, dan insyaallah saya nanti akan bekomunikasi dengan Pemkab Muaro Jambi dan karena tadi juga ada jalan itu yang aksesnya itu terhubung langsung dengan jalan Kabupaten Batanghari, jadi saya akan komunikasikan juga dengan Pemkab Batanghari supaya nanti akan terkoneksi akses pembangunan jalan Muaro Jambi dengan akses jalan Batanghari,” kata Elpisina.
Elpisina juga menjelaskan bahwa pembangunan jalan tersebut dapat didanai dengan menggunakan dua sumber pendanaan yang berbeda, dan jika terealisasi jalan yang dibangun tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi dan Batanghari.
“Kalau bicara kepastian kapan dibangun, saya sendiri belum bisa memberikan kepastian karena ini kan jalan kabupaten jadi bukan hak sayo, kecuali jalan ini jalan provinsi baru bisa, cuma saya bisa jadi penghubung untuk Batanghari dan Muaro Jambi,” katanya.
Kegiatan reses ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Desa Tantan, Mashur, S. Pd, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Tantan, Kedotan, dan Kerangan.
Penulis: Bujangdek






