Jambipers.com, Muaro Jambi – SMP Negeri 1 Muaro Jambi turut memeriahkan Perayaan HUT Kabupaten Muaro Jambi ke-23 yang berlangsung di Gedung DPRD Muaro Jambi, Selasa (18/10/2022). SMP Negeri 1 Muaro Jambi menampilkan pertunjukan berupa seni tari “Nyalen Pandan”.
Pertunjukan seni tari “Nyalen Pandan” ini ditonton secara langsung oleh Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pejabat Pemkab Muaro Jambi, dan seluruh tamu undangan.
Pertunjukan seni tari yang ditampilkan siswi kelas VIII tersebut terlihat begitu memukau dan mengundang decak kagum dari para pejabat maupun para penonton yang menyaksikannya. Berbagai variasi gerakan lemah gemulai ditampilkan penari secara kompak sehingga setiap gerakan yang dihasilkan sangat indah.
Salah satu penari, Raisya Kalila menyampaikan rasa syukur dan bangga karena telah mendapatkan kesempatan untuk dapat tampil pada hari yang istimewa Kabupaten Muaro Jambi tersebut.
“Alhamdulillah.. penampilan kami tadi berjalan lancar. Jujur, sempat gugup, tapi senang dan bangga juga bisa mewakili sekolah,” kata Raisya Kalila pelajar kelas VIII SMP Negeri 1 Muaro Jambi, kepada Jambipers.com, Selasa (18/10/2022).
Raisya Kalila mengatakan, bisa tampil langsung di depan Gubernur Jambi menjadi momen yang tidak terlupakan. Menurutnya, penampilan tersebut bisa membuatnya lebih percaya diri dan berlatih lebih giat lagi ke depan.
“Tentunya membuat saya lebih percaya diri untuk meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya.
Kepala SMP Negeri 1 Muaro Jambi, Erma Dewita menyampaikan ucapan terima kasih karena anak didiknya telah diberi kesempatan untuk tampil, serta diberi tanggung jawab untuk ikut memeriahkan hari jadi Kabupaten Muaro Jambi.
“Saya atas nama keluarga besar SMP Negeri 1 Muaro Jambi mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Muaro Jambi yang ke-23 tahun. Muaro Jambi bergerak Mantap,” kata Erma Dewita.
Erma Dewita mengatakan, tari yang dibawakan oleh siswanya itu bernama tari “Nyalen Pandan”. Tari ini merupakan hasil garapan yang menampilkan tema kerajinan rakyat.
” Jadi diambillah salah satu potensi kerajinan rakyat Muaro jambi yakni anyaman tikar. Dari situ dapatlah ide untuk menuangkannya ke dalam bentuk karya seni tari,” katanya.
Erma Dewita menjelaskan, karya seni tari kreasi dari SMP Negeri 1 ini telah sampai ke tingkat nasional. Perjalanannya pun tidak mudah, sudah beberapa tahapan yang telah dilalui mulai dari ikut FLS2N tingkat kecamatan, Kabupaten, hingga tingkat Provinsi.
“Karya seni tari tersebut sampai ke nasional melalui beberapa tahapan. Yakni, ikut FLS2N di tingkat Kecamatan Jaluko mendapat peringkat satu. Lanjut ke tingkat Kabupaten Alhamdulillah jadi peringkat terbaik. Kemudian, untuk ke tingkat provinsi, hasil garapan tari dikirim dalam bentuk video lengkap yang langsung dikirim ke pusat prestasi nasional untuk diseleksi sebagai nominasi ke FLS2N tingkat nasional. Akhirnya terjaring 34 provinsi dan SMP 1 ikut terjaring di nasional untuk merebut 20 besar nasional dari 68 karya tari,” jelasnya.
Erma Dewita mengatakan, dari hasil Pusat Prestasi Nasional SMP 1 Muaro Jambi peringkat 1 di tingkat provinsi. Otomatis bersaing lagi di tingkat nasional dengan saingan 34 provinsi dengan jumlah karya sebanyak 1.028 karya seni tari.
“Alhamdulilah.., dari perjuangan panjang SMP Negeri 1 Muaro Jambi masuk peringkat 20 besar di tingkat nasional. Itulah perjalan panjang tari Nyalen Pandan sampai benar-benar diakui menjadi karya yang layak tampil,” tandas perempuan kelahiran Sumatera Barat itu.
Penulis: Raden Hasan Efendi







