Jambipers.com, Muaro Jambi – Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) Fakultas Dakwah UIN STS Jambi mengelar yasinan, tahlil, dan doa bersama sebagai bentuk ikut turut berduka cita atas meninggalnya A. Gafar Bin M. Salek. Almarhum A. Gafar Bin M. Salek ini adalah ayahanda dari Yusnita, M. Psi, salah satu dosen Prodi BPI Fakultas Dakwah.
Kegiatan yasinan, tahlilan, dan doa bersama ini diselenggarakan melalui aplikasi zoom meeting pada Jumat (07/10/2022) pagi. Sejatinya kegiatan tersebut dilaksanakan secara offline di Gedung Dekanat Fakultas Dakwah. Sayang, cuaca tidak mendukung. Hujan tidak kunjung reda sehingga pada akhirnya diputuskan untuk digelar secara online.
Hadir pada acara tersebut Dekan Fakultas Dakwah, Dr. Zulqarnin, M. Ag, Wakil Dekan, Kaprodi, Sekretaris Prodi, Dosen dan Mahasiswa di Lingkungan Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.

Dalam kesempatan itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN Jambi Dr. Zulqarnin,M.Ag mengucapkan syukur atas terlaksananya acara mendoakan ayahanda Yuanita.
“Alhamdulillah kita pada pagi hari ini dapat melaksanakan kegiatan yasinan, tahlilan dan doa bersama dalam rangka ikut mendoakan orang tua dari ibu Yuanita Alm. A. Gafar Bin M. Salek, yang mana ibu Yuanita ini merupakan dosen tetap jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam,” katanya.
Zulqarnin juga berterima kasih serta sangat mengapresiasi kegiatan pembacaan yasin, tahlilan, dan doa bersama ini karena menurutnya kegiatan seperti ini sangat bernuansa dakwah, serta ikut merasakan rasa simpati, ikut berdukacita, dan turut membantu mendoakan.
“Saya sangat apresiasi terhadap acara ini karena ini merupakan suatu kegiatan yang tentunya bernuansa dakwah dalam rangka saling tolong menolong sesama orang orang yang dekat dengan kita, terutama ini dosen kita yang sedang mengalami musibah, yang mana orang tuanya saat ini meninggal dunia Sehingga kita ikut simpati, ikut berduka cita, dan ikut mendoakan, serta meringankan perasaan kehilangan yang dialami dosen kita,” ujarnya.
Zulqarnin berharap kegiatan seperti ini akan menjadi tradisi, serta perlu dilestarikan dan dibudayakan di Lingkungan Fakultas Dakwah ke depan.
“Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang memiliki nilai psikologisnya besar bagi orang yang mengalami musibah. Oleh karena itu, tradisi seperti ini perlu kita lestarikan dan kita budayakan, apabila ada teman kita yang meninggal, dosen ataupun keluarganya, kita mengadakan pembacaan yasin, tahlilan, dan doa bersama,” katanya.
Sementara itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Prodi BPI Fakultas Dakwah Syahrul Marda mengatakan bahwa dirinya mewakili teman-teman dan keluarga besar Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam turut berdukacita atas wafatnya ayahanda dari dosen Fakultas Dakwah khususnya Dosen Prodi Bimbingan dan Penyuluhan Islam.
“Mewakili kawan-kawan dan keluarga besar Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, turut berduka cita atas meninggalnya almarhum, Semoga Allah SWT menempatkan di tempat yang paling indah bersama orang-orang beriman dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dalam menerima cobaan ini,” kata Syahrul Marda.
Acara ini mulai dilaksanakan pada pukul 09.10 WIB dan berakhir pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung tanpa kehadiran Ketua Prodi BPI Fakultas Dakwah, Dr. Abdullah Yunus. Beliau tidak mengikuti kegiatan zoom meeting tersebut karena memilih hadir secara langsung di kediaman rumah duka di Sarolangun.
Penulis: Bujangdek







