Jambipers.com, Muara Bulian – Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief memutuskan untuk menutup sementara Pasar Ternak Muara Bulian. Penutupan sementara itu dilakukan setelah ditemukannya sebanyak 41 ekor ternak yang terindikasi mengidap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kasus itu terdeteksi terhitung sejak 8-15 Juni 2022.
“Pasar ternak kita tutup. Virus PMK ini mirip Covid-19 yang penyebarannya antar wilayah,” kata Bupati Batanghari, M Fadil Arief, Rabu (22/6/ 2022).
Fadhil menyebut, kebijakan itu diambil supaya kasus PMK tidak menyebar lebih luas di Batanghari. Sementara terkait hewan ternak yang sudah terjangkit sudah ditangani dengan baik.
“Jangan sampai hewan ternak di Batanghari menjadi korban dari virus PMK. Memang sebagian sudah ada yang dipotong dan ada yang sembuh,” ujarnya.
Dalam mengatasi kasus ini, Pemkab Batanghari telah membentuk gugus tugas di BPBD Batanghari bersama jajaran dinas terkait supaya bisa dimitigasi.
“Jika nanti perlu vaksin, obat-obatan dan karantina bisa digunakan. Kemarin juga kita minta BPBD untuk mengajak media. Mungkin ada yang tidak tersampaikan ke petugas. Kawan-kawan media bisa menyampaikannya misalnya kejadian yang ada di desa-desa,” katanya.(Sam)






