Gedung SMP di Muaro Jambi Mayoritas Alami Kerusakan

oleh -
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Suirman.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Suirman.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).

Jambipers.com, Muaro Jambi – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi cukup intens melakukan perbaikan terhadap fasilitas gedung maupun sarana dan prasarana SMP Negeri yang ada di wilayahnya. Kegiatan perbaikan gedung itu dilakukan karena sebagian besar gedung milik SMP Negeri yang ada di Muaro Jambi telah mengalami kerusakan.

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, Suirman mengatakan bahwa jumlah SMP Negeri di Kabupaten Muaro Jambi saat ini telah mencapai sebanyak 67 SMP yang terdiri dari 49 SMP Negeri (bernomor) dan 18 SMP Satu Atap.

” Untuk SMP ini, saat ini kan ada sebagian besar kondisinya memang mengalami kerusakan dan perlu direhab. Ada sekolah-sekolahan kita yang memang kekurangan sarana-sarana pendidikan tertentu baik itu kelas, lab komputer, perpustakaan, rumah penjaga dan lain sebagainya,” kata Suirman kepada Jambipers.com saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/9/2021).

Suirman mengatakan, pihaknya terus berupaya mengusulkan kegiatan perbaikan terhadap sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan tersebut, baik melalui APBD Muaro Jambi maupun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN.

” Upaya kita dari dinas tentunya kita setiap tahun mengusulkan. Mudah-mudahan dapat dibantu atau dapat rehab ataupun dapat pembangunan dari APBD maupun APBN atau DAK. Namun, dalam prosesnya ini kan tidak serta merta bisa tercover oleh dana yang ada, jadi mungkin dibangunnya secara bertahap,” katanya.

Suirman menyebut, usulan perbaikan yang disampaikan Dinas P& K Muaro Jambi pada tahun ini telah membuahkan hasil yang signifikan. Pada tahun ini sebanyak 11 sekolah (SMP) yang ada di Muaro Jambi mendapat program pembangunan melalui sumber pendanaan Dana Alokasi Khusus (DAK). Sementara dari APBD Muaro Jambi terdapat sebanyak 2 sekolah yang berhasil diperjuangkan mendapat program pembangunan tahun ini.

” Untuk bantuan dari DAK ini, pemerintah pusat mengambil datanya dari Dapodik. Makanya, sekolah-sekolah SMP yang ada di Muaro Jambi selalu kita minta mengisi Dapodik sesuai dengan kondisi yang ada di satuan pendidikan. Tujuannya adalah supaya pemerintah pusat dapat memberikan bantuan sesuai dengan apa yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Suirman mengatakan, untuk ke depan ada sebanyak 2 sekolah yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan atau pembangunan. Kedua sekolah tersebut menjadi prioritas karena memang betul-betul membutuhkan pembangunan dan sangat mendesak. Sekolah yang menjadi prioritas itu adalah SMPN 8 di Kecamatan Kumpeh Ulu, dan SMP 47 di Suko Awin, Kecamatan Sekernan.

” Kalau untuk SMP 8 karena kemarin sempat menerima siswa di luar batas daya tampung, dan SMP 47 itu memang benar-benar memprihatinkan. Kalau hujan itu bisa banjir dan bocor. Ruang kelasnya kurang, kelas yang ada pun rusak, perpustakaannya rusak, dan itu belum pernah dapat rehab,” katanya.

“Tetapi selain dua sekolah tadi, banyak juga sekolah yang kita harapkan mendapatkan prioritas untuk bangunan-bangunan tertentu. Artinya tidak rehab total. Ada juga yang memang butuh moubeler dan rehab ruang kelas,” tandas Suirman.

Penulis: Raden Hasan Efendi

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.