Jambipers.com, Muaro Jambi – Pemkab Muaro Jambi menyiapkan bantuan sosial (Bansos) berupa paket Sembako bagi warga yang terdampak pandemi maupun yang terkonfirmasi positif Covid-19. Bansos paket Sembako itu dianggarkan melalui APBD tahun anggaran 2021. Penyaluran bantuan paket Sembako tersebut telah mulai dilaksanakan sejak Selasa (7/9/2021).
“ Bantuan paket Sembako itu sudah mulai disalurkan, penyaluran perdana dilaksanakan Selasa kemarin,” kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rossa Candra Budy saat dikonfirmasi Jambipers.com, di ruang kerjanya, Rabu (8/9/2021).
Rossa Candra Budy mengatakan, Bansos yang diperuntukkan kepada warga yang terdampak maupun yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini bersumber dari APBD Muaro Jambi. Alokasi dana yang dianggarkan untuk bantuan paket Sembako itu kurang lebih Rp1,75 miliar.
“ Bantuan itu dari APBD Muaro Jambi, jumlah paket bantuan yang disiapkan sebanyak 7.000 paket. Rinciannya Rp1 miliar untuk membiayai 4000 paket, dan Rp750 juta dialokasikan untuk membiayai yang 3000 paket lagi,” ujarnya.
Rossa Candra Budy menyampaikan, dari total 7000 paket yang disiapkan tersebut, sebanyak 5000 paket akan disalurkan kepada warga yang terdampak pandemi. Sisanya yang 2000 paket lagi akan diberikan kepada warga yang terkonfirmasi positif atau yang sedang menjalani isolasi mandiri.
” 5000 paket Sembako untuk dampak ekonomi. Kita juga punya 2000 paket Sembako untuk dampak kesehatan. Totalnya 7000 paket. Dampak kesehatan itu mereka yang terpapar berikut dengan keluarganya,” kata Rossa Candra Budy.
Budy mengatakan, bantuan paket sembako ini paling banyak disalurkan untuk wilayah Kecamatan Sungai Gelam. Hal ini lantaran jumlah penduduk yang berada di Kecamatan tersebut paling banyak jika dibandingkan dengan kecamatan lainnya.
” Bantuan paling banyak disalurkan ke Kecamatan Sungai Gelam. Pembagiannya berdasarkan jumlah penduduk. Semakin banyak jumlah penduduk di suatu wilayah, maka jumlah yang menerima Bansos juga semakin banyak,” sebutnya.
Budy menjelaskan, bantuan paket Sembako yang disalurkan itu berisi beras 10 Kg, minyak 2 Liter, gula 2 Kg, susu 2 kaleng, sarden 2 kaleng, dan mie instan 9 buah. ” Satu paket ditambah dengan beras 10 kilogram untuk satu KK,” katanya.
Rossa Candra Budy turut menginformasikan kalau saat ini pihaknya sedang mendata anak-anak yang orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. Pendataan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Kementerian Sosial yang berencana memberikan santunan bagi anak dengan kriteria tersebut.
” Jadi sekarang ini kami menunggu data terakhir dalam minggu ini. Kemarin sudah kita sampaikan surat dari Kementrian Sosial, santunan bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal karena Covid. Kami kasih waktu kawan-kawan itu sampai Jumat ini untuk memasukkan data ke kita untuk kita teruskan ke Provinsi,” katanya.
Budy menyebut, data anak yang diminta pihak kementrian tersebut saat ini sudah masuk ke Dinas Sosial. Jumlahnya baru sekitar 20 orang. ” Kalau sekarang baru sekitar 20 , masih kita tunggu sampai Jumat ini,” kata mantan Camat Jambi Luar Kota itu.
Dalam progam pemberian santunan ini, pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Muaro Jambi hanya sebatas melakukan pendataan. Sementara pihak yang menyalurkan santunan langsung dari Kementerian Sosial. Santunan ini direncakan akan dikirim melalui rekening masing-masing penerima.
Penulis: Raden Hasan Efendi








