Tiga Kecamatan di Muaro Jambi Akan Terapkan PPKM Level 4

oleh -
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Azrin
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Azrin.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com),

Jambipers.com, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayahnya. Secara umum pelaksanaan PPKM di kabupaten berjuluk Bumi Sailun Salimbai ini digelar dalam skala mikro.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Azrin menyampaikan bahwa saat ini wilayah  Kabupaten Muaro Jambi berada pada zona oranye penyebaran virus Covid-19. Menyikapi status zona oranye tersebut, pihak Pemkab Muaro Jambi telah mengambil kebijakan melaksanakan PPKM skala mikro.

” Pembatasan kegiatan tetap kita lakukan sesuai dengan arahan dari pusat,” kata Azrin kepada Jambipers.com, Jumat (30/07/21).

Azrin menyampaikan khusus untuk Kecamatan Sungai Bahar, Bahar Utara, dan Bahar Selatan akan dilakukan pembatasan yang lebih ketat dibandingkan dengan kecamatan lain. Sebab, tingkat penularan atau penyebaran virus Covid-19 di wilayah Bahar Group itu tercatat yang tertinggi di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.

” Khusus untuk Bahar memang kita lakukan lebih ketat lagi, kita lakukan PPKM level 3,5 atau setara dengan level 4 kalau untuk Bahar itu,” katanya.

Azrin menyebut, Penerapan PPKM untuk di wilayah Bahar ini akan mulai diberlakukan pada 3 Agustus 2021 dan akan berlangsung selama satu minggu ke depan.  ” Jadi mulai dari hari Selasa besok mulai kita lakukan pengetatan di Bahar. Kita dirikan satu unit pos di Markanding kemudian di wilayah Bahar Tengah satu pos,” ujarnya.

Azrin menjelaskan dengan adanya pengetatan di wilayah Bahar maka warga luar yang hendak masuk ke wilayah Bahar tidak bisa sembarang. Mereka wajib menyertakan beberapa  persyaratan seperti surat hasil test antigen atau surat pernah divaksin minimal satu kali. Demikian juga sebaliknya, warga Bahar yang hendak keluar dari wilayahnya wajib menyertakan persyaratan yang sama.

” Kalau tidak ada persyaratan itu maka tidak boleh masuk ke Bahar, kalau penduduk Bahar yang mau keluar juga begitu,” jelasnya.

Azrin menyebutkan selama pengetatan dilakukan di wilayah tiga kecamatan itu maka akan ada kegiatan seperti penegakkan protokol kesehatan, vaksinasi, tracking, dan tracing di wilayah Bahar.

” Jika dilakukan benar-benar, masyarakat juga nanti patuh. Saya yakin jumlah penularan akan turun, kemudian jumlah angka kesembuhan juga diharapkan akan meningkat,” ujarnya.

Pj Sekda Azrin tidak lupa mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muaro Jambi untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Warga Muaro Jambi diminta agar selalu menggunakan masker, menjaga jarak fisik dan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan.

Penulis: Raden Hasan Efendi

No More Posts Available.

No more pages to load.