13 Tahun Sengketa, Aset Milik Pemkot Sungai Penuh Akhirnya Diserahkan Pemkab Kerinci

oleh -
Prosesi serah terima aset dari Pemkab Kerinci ke Pemkot Sungai Penuh
Prosesi serah terima aset dari Pemkab Kerinci ke Pemkot Sungai Penuh

Jambipers.com, Sungai Penuh – Sengketa aset yang terjadi di antara Pemkot Sungai Penuh dengan Pemkab Kerinci selama 13 tahun belakangan ini akhirnya berhasil diselesaikan. Pemerintah Kabupaten Kerinci secara resmi telah menyerahkan seluruh sisa aset yang belum diserahkan kepada pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh pada Jumat (18/6/2021).

Dalam acara serah terima aset tersebut sebenarnya ada beberapa aset yang belum bisa diserahkan oleh Pemda Kerinci karena aset itu masih dibutuhkan dan meminta waktu untuk mencari penggantinya. Pemkot Sungai Penuh tidak keberatan memenuhi permintaan itu dan bersedia meminjam pakaikan beberapa aset yang masih digunakan oleh Pemda Kerinci.

Berdasarkan data serah terima aset yang dilaksanakan di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh tersebut, terdapat 120 item aset yang diserahkan Pemerintah Kabupaten Kerinci Ke Pemerintah Kota Sungai Penuh.  11 aset di antaranya dipinjam pakaikan. Masing-masing aset yang dipinjam pakaikan itu adalah tiga rumah dinas (Rumah Dinas Bupati, Rumah Dinas Wakil Bupati, dan Rumah Dinas Sekretaris Daerah) dengan kesepakatan sembilan bulan pinjam pakai dan opsi perpanjangan tiga Bulan.

Sisanya berupa delapan unit kantor dan badan yaitu (Kantor Dinas Bupati, Kantor BKPSDM, Kantor Inspektorat, Kantor Dukcapil, Kantor DPRD, Kantor Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Koperasi dan Nakertrans) dengan kesepakatan satu tahun pinjam pakai.

Wali Kota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri (AJB) menyampaikan apresiasi atas peran serta berbagai pihak dalam proses penyelesaian serah terima aset antara lain KPK RI, Kemendagri, Pemerintah Provinsi Jambi, dan seluruh pihak yang telah membantu.

” Setelah melalui proses panjang akhirnya serah terima aset bisa terlaksana, kita mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan pihak pihak yang membantu menyelesaikan proses ini,” ujarnya.

Acara serah terima aset ini disaksikan secara langsung oleh Subdit II KPK RI, perwakilan dari Kemendagri dan Gubernur Jambi yang diwakili oleh Sekda Provinsi Jambi.

PJ Gubernur Jambi melalui Sekda Provinsi Jambi H Sudirman,SH ,MH mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kerinci H. Adirozal dan Wali Kota Sungai Penuh H. Asafri Jaya Bakri yang telah berlapang hati sehingga acara penyerahan Aset ini dapat dilakukan.

“ Semoga kelapangan hati kedua pemimpin ini bisa menjadi amal jariah bagi mereka berdua,” katanya.

Sementara itu Kepala Satgas KPK RI Maruli Tua yang menangani permasalahan daerah wilayah Sumatra menyampaikan rasa syukur karena acara penyerahan aset bisa terlaksana sehingga tidak ada yang dirugikan termasuk keuangan negara. KPK RI juga memberi applause kepada Pemerintah Provinsi Jambi yang telah berjuang untuk memfasilitasi penyerahan aset sehingga bisa berjalan dengan sukses.

“ Kami dari KPK RI juga masih akan terus mengawasi pelaksanaan penyerahan aset ini ke depannya,” ujarnya.

Setelah penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima aset dari Pemerintah Kabupaten Kerinci ke Pemerintah Kota Sungai Penuh dan berita acara peminjaman beberapa aset yang ditandatangani oleh Bupati Kerinci dan Wali Kota Sungai Penuh didampingi oleh Tim KPK RI, Kemendagri, serta Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci Adirozal menyerahkan secara simbolis sertifikat dan kunci gedung nasional kepada Wali Kota Sungai Penuh, H.Asafri Jaya Bakri.(dikin)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.