Jambipers.com, Batanghari – Pemkab Batanghari cukup intens melaksanakan program vaksinasi suntikan Sinovac sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Batanghari. Setelah melaksanakan vaksinasi sinovac kepada personel Polres Batanghari, ASN, BNNK Batanghari, Jurnalis, dan Sat Pol PP beberapa waktu yang lalu, kali ini program vaksinasi kembali dilanjutkan.
Sasaran kali ini adalah pegawai honorer di lingkungan BPBD Batanghari. Vaksinasi tersebut digelar pada Kamis (18/3/2021). Penerima vakasin Sinovac sebanyak puluhan PTT honorer TRC BPBD Batanghari.
” Untuk seluruh personil BPBD Batanghari diarahkan harus mengikuti vaksinasi karena aktivitas dari keseharian bersentuhan langsung dengan masyarakat. Hari ini ada sebanyak 71 orang yang kita vaksin,” kata Sekretaris BPBD Batanghari, Syamral Lubis, Kamis (18/3/2021).
Syamral Lubis mengatakan, selain 71 personil BPBD tersebut ada juga dari luar yang ikut vaksinasi. Para peserta itu kemungkinan dari Dinas Kesehatan dan Petugas PSC yang pernah tertunda penyuntikan vaksin.
“ Kelihatannya, di luar dari personil BPBD ada juga yang ikut serta suntik vaksin dari dinas lain, dan nanti bisa langsung tanyakan dengan Kapus Aro,” ujar Syamral.
Syamral mengimbau agar seluruh personel yang telah divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan mentaati program 6 M dari pemerintah. “ Semoga dengan di vaksin ini dapat memperkecil penyebaran wabah virus Covid-19 di Kabupaten Batanghari,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Aro, Aidil Fitrianto menyampaikan selain personil BPBD penyuntikan vaksin juga dilakukan kepada petugas Publik Sufety Centre (PSC) dan pegawai Dinas Kesehatan. “ Yang ikut serta pada penyuntikan vaksin saat ini yaitu petugas PSC dan pegawai Dinas Kesehatan yang sempat tertunda penyuntikan vaksinnya,” kata Kapus.
Beliau juga berharap agar semua petugas pelayanan publik agar mengikuti jalannya program vaksinasi sinovac agar dapat mengurangi penyebaran wabah Covid-19. “ Petugas pelayanan publikkan langsung bersentuhan dengan masyarakat, jadi kita berharap agar di vaksin juga,” katanya.(***)







