Jambipers.com, Jambi – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ahsanta Jambi menggelar rapat kerja (Raker) bersama pimpinan dan akademisi di STAI Ahsanta Jambi. Kegiatan ini dilaksanakan di Pure Pasanggrahan, Kelurahan Sejinjang, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi, Selasa (9/2/2021).
Raker ini guna untuk membangun sinergitas yayasan dan pengelola menuju kemajuan dan kemandirian STAI Ahsanta Jambi. Kegiatan Raker ini dibuka langsung oleh Ketua Yayasan Ahsanta Jambi Dr. dr. H.Maulana MKM yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi.
Ketua Yayasan STAI Ahsanta Jambi Dr.dr H. Maulana, MKM, dalam acara tersebut memberikan pesan kepada pengelola dan civitas akademika STAI Ahsanta Jambi untuk selalu terus berinovasi mengembangkan Kampus STAI Ahsanta agar bermanfaat bagi kemajuan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Jambi.
“ Kita ingin Ahsanta memberikan peran peningkatan kualitas SDM bagi masyarakat Kota Jambi khususnya dan Provinsi Jambi, serta provinsi lain. Karena banyak juga mahasiswa ( Red-kuliah di Ahsanta) dari luar Provinsi Jambi,” kata Ketua Yayasan STAI Ahsanta Jambi, Maulana kepada Jambipers.com, Selasa (9/2/2021).
Maulana menyampaikan pada tahun ini rencananya Kampus STAI Ahsanta Jambi akan bertransformasi menjadi Institut dan tidak lama lagi akan segera meresmikan gedung Kampus baru, yang mana proses pengerjaannya akan segera selesai.
“ Sebentar lagi insyaallah akan bertransformasi menjadi Institut dan akan kita resmikan kampus keduanya khusus untuk tarbiyah atau pendidikan,” ujarnya
DR Maulana menjelaskan, ke depan STAI Ahsanta Jambi yang sebentar lagi akan bertransformasi menjadi insitut akan membentuk program Pascasarjana atau S2.
” Ke depan kita akan dorong untuk membentuk S2 Pascasarjana. Kita ingin terus berkiprah, karena satu-satunya jawaban untuk memajukan suatu daerah dan suatu bangsa itu adalah peningkatan kualitas SDM,” kata Maulana.
Lebih lanjut Maulana menjelaskan bahwa sesuai arahan Ketua STAI Ahsanta Jambi, ke depan Ahsanta harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan pasar sekarang ini.
” Artinya lulusan Ahsanta kita punya program unggulan yang disebut dengan edupreneurship untuk menciptakan para Enterpreneur-enterpreneur di bidang pendidikan, hukum dan lain-lain,” katanya.
Maulana mengatakan, dalam waktu dekat akan membuka pesantren mahasiswa guna menyeimbangkan kemampuan dari mahasiswa. Di pesantren mahasiswa ini nantinya para mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan baik itu di bidang keagamaan termasuk menguasai Bahasa Internasional.
“ Karena kita sudah punya MoU dengan Omdurman University dan beberapa universitas lain di luar negeri. Syaratnya untuk mendapatkan beasiswa S2 dan S3 di luar negeri harus menguasai bahasa maka nanti program pesantren mahasiswa akan menjadi salah satu jawaban untuk mempersiapkan mereka dan membiasakan mereka menggunakan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris,” tutup DR Maulana.
Penulis: Raden Hasan Efendi






