Tiga Perampok Bersenpi Dihadiahi Timah Panas

oleh -
Polrestas Jambi gelar konferensi pers penangkapan tiga pelaku Curat yang beraksi di Jelutung.
Polrestas Jambi gelar konferensi pers penangkapan tiga pelaku Curat yang beraksi di Jelutung.

Jambipers.com, Jambi  – Kasus perampokan yang terjadi di Ruko Aki Puncak Jaya Baterai, Kelurahan Jelutung, Kota Jambi, pada Desember 2020 lalu telah berhasil diungkap Polresta Jambi. Sebanyak tiga orang pelaku yang terlibat dalam aksi perampokan itu telah ditangkap Tim Tekab Rang Kayo Hitam Sat Reskrim Polresta Jambi bersama Tim Libas Unit Reskrim Polsek Jelutung.

Ketiga pelaku tersebut masing-masing atas nama Yandi Radius, warga Palembang,  Iswandi Sulaiman warga Jalan Gede Ing Suro, Lorong Serengan RT 26 Kelurahan 32  Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang, dan Sukardi warga Lorong Rela Ujung RT 22 Kel 32 Ilir Kecamatan Ilir II Barat, Provinsi Sumatera Selatan.

Ketiga tersangka ditangkap dari tempat persembunyiaannya di daerah 16, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi. Para tersangka ini bahkan diberi tindakan tegas terukur berupa hadiah timah panas karena berupaya mencoba kabur dan melawan petugas saat hendak ditangkap.

Kapolresta Jambi Kombespol Dover Christian yang didampingi Kapolsek Jelutung Iptu Aidil SH menjelaskan bahwa kejadian perampokan tersebut terjadi pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 10.30 WIB. Para tersangka saat itu merampok sebuah Ruko Aki Puncak Jaya Baterai yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Jelutung, Kota Jambi.

“ Para pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang ini masuk ke dalam Ruko dengan cara merusak pintu Ruko, selanjutnya korban keluar dan langsung ditodong dengan menggunakan senpi jenis pistol. Kemudian pelaku menyuruh korban untuk diam, selanjutnya pelaku dengan leluasa mengambil barang-barang milik korban,” kata Kapolresta Jambi Kombespol Dover Christian, Senin (25/1/2021).

Dover Christian menyebut, dalam kasus perampokan itu korban Lidia Gris Maslim mengalami kerugian berupa satu unit Laptop merk Asus warna abu-abu, satu buah jam tangan merk Jordan, satu unit HP merk Samsung Galaxy Note empat warna gold, sepasang anting emas putih, dua buah cincin emas, dan 1 buah gelang. “ Kerugian korban ditaksir sekitar Rp18 juta,” kata Kapolresta Dover Christian.(ras)