248 Unit Rumah Warga Miskin Akan Dibedah Pemkab Batanghari Tahun Ini

oleh -
foto program bedah rumah yang dilaksanakan di Batanghari tahun lalu.
foto program bedah rumah yang dilaksanakan di Batanghari tahun lalu.

Jambipers.com, Batanghari – Pemkab Batanghari tetap melanjutkan program bedah rumah guna membantu perekonomian warga kurang mampu di tengah kondisi pandemi Covid-19. Pemkab Batanghari melalui Dinas Sosial menargetkan untuk membedah sebanyak 248 rumah pada 2021 ini.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah program bedah rumah pada tahun ini menurun dibanding 2020. Pada tahun lalu, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) yang dibedah Pemda Batanghari mencapai 400 unit.

Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Batanghari, Sudirman Saufie mengatakan, bantuan sosial yang direncanakan kepada keluarga ini diperuntukan untuk satu desa/kelurahan, masing-masing mendapatkan dua program bedah rumah.

“Satu unit rumah dianggarkan senilai Rp 35 juta, dengan kucuran dana secara keseluruhan mencapai Rp 10.5 miliyar,” kata Sudirman Saufie, Minggu (24/1/2020).

Program bedah rumah ini, kata Sudirman adalah rutinitas setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten Batanghari. Sudirman mengungkapkan bahwa adanya penurunan ini dikarenakan sumber dana dari APBD tahun ini sedang melemah untuk menyukseskan penanggulangan Covid-19.

“Kita tetap bersyukur program ini tetap ada dan masih berjalan, walaupun ada penurunan dari jumlahnya,” katanya.

Pastinya yang memperoleh program ini masyarakat miskin yang sudah memiliki sporadik atau sertifikat tanah serta menempati minimal tiga tahun.

“Prosesnya akan dilalui dari musyawarah desa, dan pihak desa akan menyeleksi jika diketahui banyak yang mendaftar,” tambahnya.

Sejauh ini, program bedah rumah sudah di tahap permohonan bahan-bahan dari kecamatan. Setelah itu pihaknya akan menerbitkan SK bedah rumah. “Kalau proses ini rampung, kemungkinan program ini berjalan pada Februari 2021, lebih cepat lebih bagus,” ujarnya.

Pihaknya berharap dengan bantuan ini masyarakat yang dahulunya ingin memiliki rumah layak huni karena keluarga tidak mampu, bisa terbantu dengan program ini minimal untuk berlindung dan layak. “Teknis pembangunannya akan berkoordinasi bersama Anggota TNI,” ujarnya.(***)

 

No More Posts Available.

No more pages to load.