Jambipers.com, Batam – Sebanyak 23 Karyawan McDermott yang dikarantina di Rusunawa Tanjung Unjang, Kota Batam, telah dipulangkan, Jumat (15/5/2020). Para karyawan ini dikarantina karena memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19. Mereka kemudian dipulangkan setelah hasil uji swab mereka keluar dan dinyatakan negatif.
“ Alhamdulillah 23 karyawan McDermott sudah diperbolehkan pulang. Mereka semua negatif,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam, Muhammad Rudi, Jumat (15/5/2020).
Selain 23 karyawan McDermott, ada 4 warga Baloi Permai yang turut dipulangkan karena hasil swab dinyatakan negatif. 4 warga Baloi Permai juga memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19. “ Jadi, total 27 orang yang sudah dipulangkan,” ujarnya.
Artikel Lain : Peras Korban Usai VC Telanjang, Pelaku Warga Jambi Diciduk Polisi
Muhammad Rudi mengatakan, dengan adanya pemulangan 27 warga ini, maka total 30 warga yang masih berada di pusat karantina Rusunawa Tanjung Uncang. Rudi berharap bagi warga yang masih menunggu hasil swab dapat bersabar dan mendapat kabar baik dengan hasil negatif Covid-19.
“ Kita doakan semua sehat-sehat,” katanya.
Rudi menyebut, sebenarnya masih ada warga yang tetap di lokasi karantina meskipun hasil swab negatif. Hal tersebut mempertimbangkan beberapa faktor. “ Seperti enam jemaah tablig asal India yang tetap di sana sampai menunggu kepastian penerbangan ke negara asal mereka,” ujarnya.
Adapun warga yang tersisa saat ini terdiri 7 klaster yang ada di Batam. Pertama dari Pelabuhan Batam Center satu orang. Kemudian, Bengkong satu orang, Batu Ampar satu orang, PMI tangkapan Bakamla 19 orang, Tanjung Buntung satu orang, jemaah tablig asal India sebanyak enam orang, PMI tangkapan Teluk Tering satu orang.
“ Sesuai laporan, mereka dalam kondisi sehat, kita rutin beri warga ini vitamin, pemeriksaan suhu badan dan disiplin menggunakan masker,” kata pria yang menjabat Wali Kota Batam tersebut.(red)





