Jambipers.com, Sungai Penuh – Wali Kota Ahmadi Zubir dan Wakil Wali Kota Alvia Santoni menggelar dialog bersama tokoh masyarakat Kecamatan Kumun Debai, Senin (21/2/2022) malam.
Dialog yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban itu turut dihadiri Pj. Sekda Alpian, Asisten Sekda, SKPD terkait, kepala desa, pemangku adat dan tokoh masyarakat Kumun Debai.
Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai TPS Renah Kayu Embun (RKE) dan rencana pembangunan TPS3R skala desa dan wilayah yang direncanakan rampung sekitar akhir Mei mendatang.
Wako Ahmadi menyampaikan kepada para tokoh masyarakat Kumun Debai bahwa TPS di RKE bukanlah TPS yang bersifat permanen .
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tokoh masyarakat dan kepala desa Kumun Debai. Kami sampaikan bahwa TPS di RKE bukan untuk selamanya, bukan permanen,” kata Wako Ahmadi.
Wako Ahmadi mengatakan, untuk mengantisipasi permasalahan sampah pihak Pemkot Sungai Penuh telah mencanangkan pembangunan TPS3R
“Untuk mengurangi sampah di Kota Sungai Penuh, pada tahun 2022 ini kita telah merencanakan pembangunan TPS3R, 16 berskala desa dan dua berskala kecamatan. Ke depan setiap desa wajib memiliki TPS3R,” ujar Wako Ahmadi.
Wako Ahmadi juga menyampaikan bahwa TPS3R diharapkan dapat menghasilkan olahan sampah yang bermanfaat seperti kompos, magot, dan pemilahan sampah yang bisa dioptimalkan untuk dikelola oleh Bumdes.
“Dalam hal ini (TPS3R) dapat kita kategorikan sebagai BUMDES desa,” kata Wako Ahmadi.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kumun Debai menyambut baik dan memberi dukungan kepada Pemkot Sungai Penuh dalam upaya penanganan sampah melalui rencana pembangunan TPS3R.
Pada kesempatan tersebut Wako Ahmadi dan Wawako Antos juga mendengar aspirasi dari tokoh masyarakat Kumun Debai terkait armada pengangkut sampah. Warga meminta agar armada pengangkut sampah menggunakan penutup, jam pengangkutan sampah teratur, serta meminta agar dilakukan perbaikan jalan alternatif menuju Desa RKE. (Dikin/Hms)







