Kadinkes Muaro Jambi ‘Alergi’ Terhadap Wartawan, LMPP Desak Bupati Tegur Afifuddin

oleh -
Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Muaro Jambi, Syahrial.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).
Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Muaro Jambi, Syahrial.(Foto:Raden Hasan Efendi/Jambipers.com).

Jambipers.com, Muaro Jambi – Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, Afifuddin memilih bungkam terkait permasalahan penundaan pembayaran uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tenaga kesehatan untuk bulan Juli. Afif sama sekali tidak mau memberikan tanggapan ketika wartawan Jambipers.com mencoba mengkonfirmasi penyebab penundaan pembayaran TPP tersebut melalui whatsApp maupun telepon genggamnya.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Jambipers.com melalui whatsApp sama sekali tidak direspon. Padahal, status whatsApp milik Afifuddin sedang online. Demikian juga ketika dihubungi melalui ponselnya, Afifuddin tetap tidak bersedia merespon panggilan. Padahal, nada ponsel Afifuddin terdengar aktif.

Sikap Afifuddin yang terkesan alergi terhadap wartawan ini mendapat sorotan dari Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Muaro Jambi, Syahrial. Pria yang akrab disapa Bang Bujang ini menyatakan sangat menyayangkan sikap yang ditunjukkan Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi tersebut.

” Sangat disayangkan kalau dia bersikap seperti itu. Seolah-olah dia alergi terhadap rekan-rekan wartawan. Sebagai pejabat publik, seharusnya dia menjelaskan secara transparan. Bukan memilih bungkam. Seakan-akan ada indikasi penyimpangan pada penundaan penyaluran TPP tersebut,” kata Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan (LMPP) Muaro Jambi, Syahrial kepada Jambipers.com, Selasa (31/8/2021).

Syarial sendiri mendesak supaya Bupati Muaro Jambi, Masnah Busro segera memberi teguran kepada Afifuddin. Bupati selaku pejabat pembina kepegawaian sudah sepantasnya mengingatkan para bawahan termasuk kepala dinas yang bersikap kurang pantas dalam melayani masyarakat, termasuk para wartawan.

“ Bupati harus memberi teguran kepada Afifuddin, bila perlu diganti. Kalau alergi terhadap wartawan itu sama artinya tidak siap menjadi pejabat publik. Ya harus diganti,” kata Syahrial.(***)

Penulis: Raden Hasan Efendi

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.